Polisi Duga Ada Kelalaian dari Terbaliknya Perahu Ziarah di Ogan Ilir yang Tewaskan 4 Guru

Kompas.com - 27/05/2020, 06:33 WIB
Petugas dari Unit Identifikasi Satreskrim Polres Ogan Ilir melakukan olah TKP di lokasi perahu terbalik di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan, Selasa (26/05/2020). KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGPetugas dari Unit Identifikasi Satreskrim Polres Ogan Ilir melakukan olah TKP di lokasi perahu terbalik di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan, Selasa (26/05/2020).

INDRALAYA, KOMPAS.com - Polisi dari Satuan Reserse Polres Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menggelar olah tempat kejadian perkara (olah TKP) peristiwa terbaliknya perahu yang membawa 12 guru honorer sebuah SMA swasta di Desa Tanjung Atap, Ogan Ilir, Selasa (26/05/2020). 

Polisi menduga ada unsur kelalaian dalam peristiwa kecelakaan tersebut, sehingga sejumlah saksi saat ini sedang dimintai keterangan. 

Seperti diketahui, perahu rombongan ziarah itu terbalik saat hendak berziarah ke makam salah satu  tokoh penyebar Islam di daerah tersebut, Selasa.

Empat orang guru honorer meninggal dunia akibat kecelakaan itu. 

Baca juga: Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Periksa titik awal dan titik tenggelam

Menggunakan empat perahu tim identifikasi Satreskrim Polres Ogan Ilir dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin menuju lokasi tenggelamnya empat orang guru honorer tersebut.

Di lokasi polisi lalu memasang garis polisi dan melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.

Polisi juga pergi ke titik awal rombongan guru berjumlah 12 orang itu berangkat dan kembali melakukan olah TKP.

Baca juga: Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin mengatakan, selain melakukan olah TKP polisi juga mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan para saksi.

"Polis juga masih menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana dalam peristiwa yang mengakibatkan empat orang guru honorer meninggal dunia itu," kata Malik, Selasa (26/05/2020). 

"Termasuk kemungkinan adanya kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia, itu juga sedang kami selidiki," tambah Malik. 

Baca juga: 4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Hiburan dan Batasi Tamu Hajatan

Buntut Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Hiburan dan Batasi Tamu Hajatan

Regional
Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Regional
Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Regional
Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Regional
Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Regional
Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Regional
Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Regional
Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Regional
25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

Regional
Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Regional
Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Regional
Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X