Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Kompas.com - 25/05/2020, 07:14 WIB
Ilustrasi penyaluran BST dengan Kantor Pos. DOK. Humas Kementerian SosialIlustrasi penyaluran BST dengan Kantor Pos.

LEWOLEBA, KOMPAS.com - Carut marut data penerima bantuan sosial tunai ( BST) dari Kementerian Sosial RI (Kemensos) hampir terjadi setiap daerah. Hal yang sama terjadi di Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, NTT. 

Di Lewoleba, ada seorang ASN dan dua anaknya masuk dalam daftar penerima bantuan sosial tunai dari Kemensos RI. 

Dua anak dari oknum ASN itu masuk dalam daftar penerima bansos. Kedua anak tersebut terdaftar sebagai kepala keluarga. Padahal, dua anak tersebut belum berkeluarga, bahkan masih di bawah umur. 

ASN penerima bansos tersebut bertugas di Kantor Lurah Lewoleba Barat. 

Baca juga: Penyaluran BST di Sulawesi Utara Abaikan Protokol Covid-19

Hal itu menuai protes keras dari ketua RT 30 di Kelurahan Lewoleba, Yeni Maria Fatima.

Ia mengaku sangat kaget dan kecewa dengan data penerima BST Kemensos yang dikeluarkan pihak kelurahan. 

Menurut Yeni, ia tidak pernah mememasukkan nama oknum ASN dan 2 anaknya yang masih di bawah umur tersebut. 

Dari 8 penerima bantuan, 3 untuk ASN dan anaknya

"Saya tahu, bantuan sosial itu bukan untuk ASN. Apalagi anak di bawah umur yang masih satu keluarga dengan orang tuanya yang ASN," ujar Yeni kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Minggu (24/05/2020) malam.

"Sangat Kecewa, di lingkungan saya masih banyak yang layak dibantu," lanjut Yeni. 

Yeni mengatakan, dirinya sudah mengusulkan 27 kepala keluarga untuk menerima BST Kemensos itu.

Baca juga: Orang Kaya Dapat, yang Meninggal Tercatat, Karut-marut Penyaluran BST di Nagan Raya Aceh

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Regional
105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

Regional
Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Regional
Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Regional
Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Regional
Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Regional
Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Regional
Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Regional
Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Regional
Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Regional
Kisah Maria 'Sang Dokter Rimba', Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Kisah Maria "Sang Dokter Rimba", Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Regional
Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Regional
Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang 'Lebai' Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang "Lebai" Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X