Pemkab Semarang Izinkan Shalat Id di Masjid, Ini Syaratnya

Kompas.com - 18/05/2020, 16:50 WIB
Bupati Semarang Mundjirin menyerahkan bantuan dari DMI Pusat KOMPAS.com/ISTBupati Semarang Mundjirin menyerahkan bantuan dari DMI Pusat

UNGARAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Semarang mengizinkan pelaksanaan shalat Idul Fitri di masjid dengan sejumlah persyaratan.

Utamanya adalah dilakukan di wilayah yang bebas kasus positif virus corona.

Bupati Semarang Mundjirin mengatakan kebijakan tersebut sesuai dengan fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 yang menjadi panduan pelaksanaan shalat Id di masa pandemi Covid-19.

Namun, dia berpesan agar jemaah mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Pengaturan jarak antarjemaah perlu ditertibkan. Caranya dengan membatasi jumlah jemaah sehingga tidak berkumpul atau berjubel di satu tempat atau satu masjid saja,” katanya di aula Masjid Agung Al Mabrur, Ungaran, Senin (18/5/2020).

Baca juga: Banyumas Level I Penyebaran Covid-19, Shalat Id Diminta Digelar di Rumah

Mundjirin menambahkan, warga dapat menyelenggarakan shalat Id di beberapa tempat atau mushala.

Hal itu dimaksudkan untuk menghindari penumpukan jemaah di satu lokasi.

Warga juga diimbau melaksanakan shalat Id di lingkungan masing-masing dan tidak ke luar daerah.

“Jika ada warga dari luar daerah dan berjubel, bisa saja mereka disuruh pulang untuk shalat di rumah masing-masing,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Semarang HM Zaenal Abidin mendukung pelaksanaan shalat Id di zona aman kasus Covid-19.

Baca juga: Wagub Jabar Minta Daerah Zona Aman Corona Izinkan Shalat Id Berjemaah

Menurut dia, warga bisa melaksanakan shalat Id di zona kuning sekalipun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Namun jika di zona merah atau ada yang sakit sebaiknya memang tidak dilaksanakan,” tegasnya.

Dia menambahkan, pelaksanaan shalat Id di banyak tempat menjadi langkah tepat membagi jemaah agar tidak berjubel di satu tempat.

"Dengan demikian aturan jaga jarak dapat dilaksanakan dengan baik," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

Regional
Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Regional
'Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya'

"Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya"

Regional
Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Regional
Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Regional
Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Regional
Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Regional
Ribuan Buruh dari Serang yang Menuju Istana Presiden Dihadang Polisi

Ribuan Buruh dari Serang yang Menuju Istana Presiden Dihadang Polisi

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Banyumas Dibuka, Pendaki Wajib Bawa Surat Sehat

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Banyumas Dibuka, Pendaki Wajib Bawa Surat Sehat

Regional
'Memalukan, Ada Lahan Ganja di Kabupaten Tasikmalaya'

"Memalukan, Ada Lahan Ganja di Kabupaten Tasikmalaya"

Regional
Sempat Coba Bunuh Diri, Pembunuh Istri dan Anak Tiri Meninggal di Rumah Sakit

Sempat Coba Bunuh Diri, Pembunuh Istri dan Anak Tiri Meninggal di Rumah Sakit

Regional
Siswi SMA Melahirkan Seorang Diri, Bayinya Dibuang Dalam Tas Ransel

Siswi SMA Melahirkan Seorang Diri, Bayinya Dibuang Dalam Tas Ransel

Regional
Mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean Jadi Tersangka Kasus Bagi-bagi Tanah ke 152 Orang

Mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean Jadi Tersangka Kasus Bagi-bagi Tanah ke 152 Orang

Regional
Pemuda Tak Bermasker yang Marahi Polisi di Tegal Ternyata Pelajar SMA

Pemuda Tak Bermasker yang Marahi Polisi di Tegal Ternyata Pelajar SMA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X