Pengakuan Korban "Prank" Bingkisan Ferdian Paleka, Malu Saat Tahu Dirinya Masuk YouTube

Kompas.com - 04/05/2020, 11:47 WIB
Ilustrasi malu Ilustrasi malu

BANDUNG, KOMPAS.com - Korban prank bingkisan sembako berisi sampah mengaku malu karena video yang merekam dirinya menjadi korban prank viral dan masuk YouTube.

"Pas tadi liatin di YouTube ternyata masuk YouTube ya malu atuh dan kaget lah keliatan orang-orang," kata korban Sani, di Mapolrestabes Bandung Senin (4/5/2020) dini hari.

Sani mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi Kamis (30/5/2020) dini hari, saat dirinya tengah  bersama temannya di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung.

Korban kemudian mendapati kendaraan roda empat lewat di depannya.

Orang didalam mobil tersebut kemudian memanggilnya dan memberikan bingkisan, namun setelah dibuka ternyata isi bingkisan itu sampah berupa taoge busuk.

"Aku buka tiba-tiba itu taoge busuk," tutur Sani.

Baca juga: Viral Video YouTuber Ferdian Paleka Prank Bagi-bagi Sembako Berisi Batu dan Taoge Busuk

Sani mengaku kaget dengan isi bingkisan berisi sampah itu. Rasa kesal bercampur marah begitu yang ia rasakan saat itu.

Sani tak menyangka di bulan puasa ini masih ada saja ada yang tega membuat prank seperti itu, apalagi ditengah wabah Covid-19 saat ini.

Bingkisan dibagikan ke transgender

YouTuber Ferdian Paleka cs dikecam warga netizen atas perbuatannya yang melakukan 'prank' membagikan sembako berisi sampah hingga batu kepada para transgender di Jalan Ibrahim Adjie.

Aksi tersebut direkam dan diunggah Ferdian di akun YouTubenya. Pada rekaman itu, Ferdian dan rekannya memperlihatkan beberapa bingkisan yang disimpannya di dalam mobil.

Adegan selanjutnya Ferdian dan tempatnya tampak mengorek-ngorek tempat sampah.

Para pemuda ini kemudian berkendara dengan menggunakan mobil untuk mencari targetnya dan membagikanya bingkisan berisi sampah itu kepada para transgender yang tengah mangkal di pinggiran jalan Kota Bandung.

Baca juga: Korban Prank YouTuber Ferdian Paleka Mengaku Kaget dan Marah Diberi Bingkisan Isi Taoge Busuk

 

Dikecam netizen, video dihapus

Video tersebut pun viral dan mendapat kecaman dari para netizen. Saat dicek pada YouTube Ferdian dan instagram yang bersangkutan, video tersebut dan akun instagramnya telah dihapus.

Minggu (4/5/4040) malam, sejumlah warga bahkan sempat menggeruduk kediaman Ferdian di wilayah Bojong Koneng, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Atas perbuatannya itu, korban yang merupakan para transgender ini melaporkan aksi prank tersebut ke Mapolrestabes Bandung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Regional
Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Regional
Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Regional
Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Regional
Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Regional
Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X