Kawanan Perampok Toko Emas Kepergok, Sempat Ancam Bunuh Polisi

Kompas.com - 30/04/2020, 10:39 WIB
Warga saat mengepung perampok toko emas di Kecamatan Jenggawah Jember KOMPAS.COM/screenshotWarga saat mengepung perampok toko emas di Kecamatan Jenggawah Jember

JEMBER, KOMPAS.com – Dua Perampok yang hendak mencuri emas di Kecamatan Jenggawah, Jember, kepergok oleh warga sekitar Rabu (29/4/2020) malam.

Kedua perampok tersebut adalah ZH (40) dan Zm (50), warga Kabupaten Malang.

Kasus perampokan tersebut dilakukan saat toko emas sedang sepi.

Namun, pelaku gagal melakukan aksinya karena tidak bisa membuka ruang khusus penyimpanan emas.

Baca juga: Pelajar SMP dan Petugas Haji di Jember Positif Corona, Ini Riwayat Lengkapnya

Ketika hendak membobol ruangan tersebut, alarm berbunyi sehingga diketahui oleh warga.

Warga sempat mengempung para perampok tersebut sehingga keduanya tidak bisa keluar.

Namun, warga yang berkerumun tidak berani masuk karena diancam dibunuh.

Akhirnya, warga melaporkan kejadian tersebut pada polisi.

Detik-detik pengepungan toko emas itu sempat direkam oleh warga dan disebarkan di media sosial Facebook dan WhatsApp.

“Kami menerima laporan dari warga, langsung kami tindak lanjuti,” kata Kasat Reskrim Polres Jember, Fran Dalanta Kembaren, kepada Kompas.com, via telepon, Kamis (30/4/2020).

Setelah polisi datang, kedua perampok itu juga tidak keluar.

Bahkan, juga sempat mengancam membunuh polisi bila berani masuk.

“Saat petugas hendak masuk, mereka mengancam membunuh petugas yang hendak menggagalkan aksinya,” tambah dia.

Polisi sudah melepaskan tembakan peringatan pada kedua perampok tersebut, namun tidak diindahkan.

Akhirnya, polisi masuk ke toko emas itu dengan bersenjata lengkap.

 

Baca juga: 4 Perampok Beraksi Saat PSBB di Bogor, Kuras Minimarket dan Sekap Pegawainya

Kedua perampok itu melawan sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

“Pelaku ada tiga orang, dua orang sudah diamankan, satu orang masih DPO,” tambah dia.

Fran menegaskan, para pelaku tersebut merupakan residivis, sebelumnya juga pernah melakukan pencurian emas di Jawa Tengah.

Akhirnya, kedua pelaku tersebut diamankan dan dibawa ke Mapolsek Jenggawah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X