Pemkab Bogor Serahkan Bantuan Berupa Beras ke Warga Miskin Dampak Covid-19

Kompas.com - 24/04/2020, 09:12 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendistribusikan bantuan sosial (bansos) untuk warga yang terdampak wabah virus corona atau Covid-19 selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Jenis bantuan sosial itu akan diberikan dalam bentuk 30 kilogram beras untuk warga yang tercatat Rumah Tangga Miskin (RTM) agar bisa membantu pemenuhan kebutuhan hidup.

"Semua dalam bentuk 30 kilogram beras per RTM dikali 3 bulan (per-KK setiap bulan selama tiga bulan)," ucap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah lewat keterangan tertulisnya, Jumat (24/4/2020).

Baca juga: Tenaga Medis di Kabupaten Bogor Kewalahan Menangani Pasien Corona

Syarifah menjelaskan, total bansos beras yang akan didistribusikan sebanyak 6.000 ton. Untuk pola distribusinya melalui pembelian beras kualitas premium dari Bulog.

Sedangkan mekanisme pendistribusian beras tersebut akan didampingi oleh TNI-Polri ke rumah-rumah warga.

Dengan harapan, kata dia, bantuan sosial ini tidak akan tumpang tindih sehingga akan lebih tepat sasaran.

"Kalau bansos dari provinsi saat ini sedang berjalan dan untuk penyalurannya melalui Kantor Pos yang telah ditunjuk kemudian disalurkan langsung kepada warga sesuai alamat oleh ojek online," ujar dia

"Tapi kalau yang dari pusat nih yang kami belum tahu skemanya seperti apa. Kalau yang sudah masuk PKH (DTKS) sudah ada rekeningnya," imbuhnya.

Syarifah menyebutkan, untuk bantuan beras yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor ini dialokasikan sekitar Rp 188 miliar.

Namun, masih ada 262.322 KK yang belum terakomodir dari ketiga sumber bantuan yaitu APBD, Pemprov Jabar dan pemerintah pusat.

"Kita masih cari sumbernya. Kalau tidak ya harus melakukan pergesaran anggaran (parsial III), untuk memenuhi kekurangannya. Tapi, tahap awal kita pastikan dari APBD mengcover 200 ribu KK dulu," tuturnya.

Menurut dia, secara keseluruhan calon penerima bantuan di Kabupaten Bogor sebanyak 702.358 KK atau RTM.

Baca juga: 17 Kecamatan di Kabupaten Bogor Masuk Zona Merah Virus Corona

Dari jumlah tersebut, 117.531 RTM diusulkan untuk menerima bantuan dari Provinsi Jawa Barat, kemudian 122.544 RTM diusulkan ke Kementerian Sosial.

"Jadi semua yang sudah teralokasikan itu 240.075, di luar yang dari APBD kita. Kalau dari APBD kita kan untuk tahap awal bisa mengcover 200 ribu RTM, sisanya ini, apakah nanti lewat APBDesa atau dana lain. Belum final," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditangkap, Kurir Sabu di Banjarmasin Ini Menikah di Kantor Polisi

Ditangkap, Kurir Sabu di Banjarmasin Ini Menikah di Kantor Polisi

Regional
KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

Regional
Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Regional
Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Regional
Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Regional
Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X