Patung Raksasa di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Roboh, Tak Ada Korban Jiwa

Kompas.com - 16/04/2020, 17:31 WIB
Patung Kwan Sing Tee Koen di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur, yang tinggal menyisakan rangka dan bagian pedang usai rontok, Kamis (16/4/2020). Dok. Polres TubanPatung Kwan Sing Tee Koen di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur, yang tinggal menyisakan rangka dan bagian pedang usai rontok, Kamis (16/4/2020).

TUBAN, KOMPAS.com - Patung Kong Co Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, roboh, Kamis (16/4/2020).

Patung hanya menyisakan kerangka dan bagian pedang, dengan material patung hampir semuanya roboh.

Reruntuhan material patung tidak sampai menyebabkan korban jiwa. 

"Tidak ada korban jiwa, karena kebetulan tempat ibadah juga sedang ditutup untuk antisipasi pencegahan penyebaran virus corona," ujar Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Patung Dewa Berukuran Raksasa di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Roboh

Di sekitar lokasi dipasangi garis polisi.

Polisi masih menyelidiki penyebab runtuhnya patung tersebut.

"Entah itu karena material badan patung yang sudah banyak bercampur dengan air dan terjadi endapan atau apa, sehingga terus rontok, itu yang masih kami dalami," ujar dia.

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Patung di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Roboh: Seperti Pesawat Jatuh

Patung dibangun 2016 dan diresmikan pada Juni 2017 oleh mantan Ketua MPR Zulkifli Hasan.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 September 2020

Regional
Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Regional
Masker Scuba Dilarang, Bagaimana Proyek 10 Juta Masker Pemprov Jabar?

Masker Scuba Dilarang, Bagaimana Proyek 10 Juta Masker Pemprov Jabar?

Regional
Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Regional
Istri Pasien Covid-19 di Cilacap yang Peti Jenazahnya Dibuka Meninggal

Istri Pasien Covid-19 di Cilacap yang Peti Jenazahnya Dibuka Meninggal

Regional
2 Pejabat Positif Covid-19, 50 Persen ASN Pemkab Banyumas Kerja di Rumah

2 Pejabat Positif Covid-19, 50 Persen ASN Pemkab Banyumas Kerja di Rumah

Regional
350 Perawat di Sulsel Terpapar Selama Pandemi Covid-19, 3 Meninggal

350 Perawat di Sulsel Terpapar Selama Pandemi Covid-19, 3 Meninggal

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, PSBB Banten Diperpanjang Selama Sebulan

Kasus Covid-19 Meningkat, PSBB Banten Diperpanjang Selama Sebulan

Regional
Usai Rekreasi ke Aceh, Pengusaha Ternama dan Anaknya Meninggal karena Corona

Usai Rekreasi ke Aceh, Pengusaha Ternama dan Anaknya Meninggal karena Corona

Regional
Gugur Ditembak di Papua, Pratu Dwi Akbar Dimakamkan di Lampung Tengah

Gugur Ditembak di Papua, Pratu Dwi Akbar Dimakamkan di Lampung Tengah

Regional
Oknum Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Ditetapkan Tersangka

Oknum Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Ditetapkan Tersangka

Regional
Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Regional
Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X