1 Pasien Positif Covid-19 dan 1 PDP Berumur 11 Bulan Meninggal di Kendari

Kompas.com - 11/04/2020, 16:12 WIB
Petugas RSUD Bahteramas Sultra mengangkat peti jenazah bayi pasien covid-19 ke mobil ambulans untuk dimakamkan (Istimewa) KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIPetugas RSUD Bahteramas Sultra mengangkat peti jenazah bayi pasien covid-19 ke mobil ambulans untuk dimakamkan (Istimewa)

KENDARI, KOMPAS.com - Juru bicara Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Rabiul Awal membenarkan terdapat satu pasien positif Covid-19 dan satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas.

"Yang pasti yang meninggal pasien terkonfirmasi positif baru satu," kata Wayong sapaan akrab La Ode Rabiul Awal dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (11/4/2020).

Wayong menjelaskan, pasien positif Covid-19 bersusia 35 tahun itu dirujuk dari Rumah Sakit Santa Anna Kendari.

Tim medis RS Santa Anna Kendari telah mengambil sampel cairan tenggorokan pasien itu pada 6 April 2020.

Baca juga: Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Pada Jumat (10/4/2020), pasien itu dirujuk ke RSUD Bahteramas Kendari pada pukul 13.00 WITA.

Hasil uji laboratorium pasien itu keluar pada Jumat, sekitar pukul 17.00 WITA. Pasien itu dinyatakan positif Covid-19.

Namun, tak beberapa lama menjalani perawatan di RSUD Bahteramas Kendari, pasien itu meninggal.

"Hari ini pukul 02.00 WITA meninggal dunia," kata Wayong.

Wayong mengatakan, pasien itu memiliki riwayat penyakit ginjal.

 

Pasien itu dimakamkan berdasarkan standar operasional prosedur penanganan pasien positif virus corona baru yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Dimakamkan di TPU Kendari," kata Wayong.

PDP Bayi meninggal

Sementara itu, seorang PDP berusia 11 bulan meninggal di RSUD Bahteramas pada Jumat, sekitar pukul 20.30 WITA.

Baca juga: Perjuangan Pasien Positif Corona di Sumbar, Dikabarkan Meninggal dan Dihibur Cleaning Service

Wayong membenarkan informasi itu.

"Yang bayi, sampai kemudian meninggal masih status PDP," kata Wayong.

Bayi tersebut juga dimakamkan dengan standar operasional prosedur penanganan pasien positif Covid-19 yang ditetapkan WHO.

Hingga saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra masih melacak riwayat kontak dua pasien yang meninggal tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Regional
Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Regional
Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Regional
Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X