Kompas.com - 07/04/2020, 07:41 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) ShutterstockIlustrasi virus corona (Covid-19)

BANDUNG, KOMPAS.com - Jumlah kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 masih meningkat di Jawa Barat.

Dari data yang dihimpun Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) pada Selasa (7/4/2020), pukul 06.43 WIB, jumlah korban meninggal menjadi 29 orang.

Sementara, terdapat 13 orang telah dinyatakan sembuh dari corona.

Baca juga: Tangani Hoaks Seputar Corona di Jabar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Saat ini, 263 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) meningkat menjadi 23.183 orang dan pasien dalam pengawasan berjumlah 1.174 orang.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar rapat bersama Gugus Tugas Covid-19 Jabar, pada Senin sore.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam rapat bersama perwakilan 27 daerah, aparat kepolisian serta TNI itu, ia memaparkan situasi terkini.

Baca juga: Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Secara umum, menurut Ridwan, penanggulangan Covid-19 dibagi menjadi tiga tahap.

Pertama, dinamika terkait perawatan dan tracing.

Kedua, edukasi dan sosialisasi.

Sementara yang ketiga, dinamika tentang pengamanan ekonomi masyarakat.

Salah satu yang ia soroti yakni masalah tak disiplinnya sejumlah daerah dalam melaporkan hasil rapid test.

Berdasarkan data yang ia terima, dari 60.000 rapid test yang dibagikan, baru 16.000 hasil pemeriksaan yang dilaporkan.

"Target tes kita 100.000 orang. Kita sudah bagikan 60.000 rapid test, tapi laporannya belum disiplin, yang datang balik baru 17.000. Ini mengindikasikan kita harus mengevaluasi. Kita bikin tugas dari provinsi 1-5 orang ASN kerjanya mengejar data, supaya data kita bisa valid," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Menurut Emil, hasil rapid test menjadi landasan penting bagi pemerintah untuk menentukan arah kebijakan.

Ia menekankan bahwa hasil rapid test jelas akan jadi kabar buruk bagi Jabar.

Sebab, jumlah kasus akan melonjak seiring banyaknya tes yang dilakukan.

Ia pun berharap laporan hasil rapid test bisa rampung pada pekan ini.

"Kunci dari keberhasilan Jabar adalah pelacakan ini. Maka, semakin banyak kita mengetes, semakin siap kita mendapat berita buruk. Tapi bagi saya lebih baik mendapat berita buruk tapi kita punya tindakan. Kebijakan kita tidak boleh salah langkah. Kita yang harus konsisten, fokus pada pelacakan data," kata Emil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.