Ada Mobil Pelat Hitam Tarik Penumpang, Sopir Angkot di Garut Mogok

Kompas.com - 06/04/2020, 12:21 WIB
Ilustrasi berkendara mobil SHUTTERSTOCKIlustrasi berkendara mobil

GARUT, KOMPAS.com – Gara-gara ada kendaraan pelat hitam yang ikut menarik penumpang, ratusan sopir angkutan kota (angkot) jurusan Terminal Guntur-Leles di Garut, Jawa Barat, menggelar unjuk rasa, Senin (6/4/2020).

Para sopir menggelar aksi mogok dan memarkir mobil mereka di depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Garut di Jalan Merdeka, Tarogong Kidul.

Ketua Organda Kabupaten Garut Yudi Nurcahyadi mengatakan, aksi mogok tersebut merupakan aksi spontan dari para awak angkot.

Baca juga: Warga Garut yang Positif Corona Bertambah Jadi 2 Orang

Menurut Yudi, selama hampir 3 bulan ini ada kendaraan pelat hitam yang ikut menarik penumpang di jalur angkot 010 (Terminal Guntur-Leles).

“Para awak angkot resah, mobil pelat hitam ini ikut narik penumpang sudah lama, tapi tidak ada tindakan,” kata Yudi saat ditemui di Kantor Organda yang berada tidak jauh dari Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Garut.

Menurut Yudi, mobil pelat hitam tersebut menarik penumpang tanpa izin, tidak seperti angkot yang harus mengantongi izin dan melakukan uji kir secara berkala.

Yudi menduga, maraknya operasi angkutan berpelat hitam yang biasa dikenal sebagai “omprengan” tersebut akibat adanya penumpang yang berasal dari kalangan pegawai pabrik sepatu yang jumlahnya ribuan orang.

Baca juga: Mulai 7 April 2020, Hanya 1 Penerbangan Jakarta - Pangkalpinang

Menanggapi aksi mogok para awak angkot tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut Suherman menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut untuk melakukan langkah-langkah penertiban.

“Kita langsung koordinasi dengan Satlantas Polres Garut dan melakukan penertiban hari ini juga. Ini juga yang jadi kesepakatan dengan para awak angkutan,” kata Suherman kepada wartawan saat dihubungi.

Suherman mengaku sudah ada kesepakatan dengan para awak angkot yang melakukan aksi mogok.

Salah satunya adalah akan ada upaya penertiban secara berkelanjutan terhadap mobil pelat hitam yang menarik penumpang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X