Alasan Seorang Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kompas.com - 03/04/2020, 10:07 WIB
Seorang pemuda di Cianjur, Jawa Barat, nekat membakar rumah orangtuanya lantaran tak diberikan uang IstimewaSeorang pemuda di Cianjur, Jawa Barat, nekat membakar rumah orangtuanya lantaran tak diberikan uang

CIANJUR, KOMPAS.com – MI (26), seorang pemuda asal Kampung Panagan, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, nekat membakar rumah orangtuanya, Kamis (2/4/2020) petang.

Buruh serabutan itu kini telah diamankan di polsek setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Paur Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi mengatakan, aksi nekat pelaku dipicu kekesalan karena tak kunjung diberikan uang oleh orangtuanya.

Baca juga: Seorang Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya Sendiri

Sedianya, uang tersebut akan dibelikan sepeda motor.

“Informasinya demikian, kesal tidak dibelikan motor, sehingga membakar rumah orangtuanya sendiri,” kata Ade Novi kepada Kompas.com via telepon seluler, Jumat (3/4/2020).

Disebutkan, kondisi rumah yang terbuat dari kayu dan bambu mengakibatkan api cepat membesar dan rumah buruh harian lepas itu ludes dilalap api.

“Pelaku membakar rumah orangtuanya itu menggunakan dua karung kapas randu yang dibakar dengan korek api gas,” ujar Ade.

Diberitakan sebelumnya, sebuah rumah semi permanen di Kampung Panagan, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ludes terbakar, Kamis (2/4/2020) petang.

Pelakunya, MI (26), seorang buruh serabutan yang nekat membakar rumah orangtuanya lantaran kesal tak diberikan sejumlah uang.

Baca juga: Cerita Keluarga Pasien Positif Corona Diteror Tetangga: Saking Kesalnya Ancam Bakar Rumah Sendiri

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun orangtua pelaku atau korban harus kehilangan tempat tinggal mereka, dan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Corona di Sumsel 1.019 Orang, Gugus Tugas Butuh Mobil Lab

Pasien Corona di Sumsel 1.019 Orang, Gugus Tugas Butuh Mobil Lab

Regional
Cerita Risma Soal Bantuan Corona, Geger Mobil PCR hingga Bersyukut Ada BIN

Cerita Risma Soal Bantuan Corona, Geger Mobil PCR hingga Bersyukut Ada BIN

Regional
Bayi Baru Lahir Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Baru Lahir Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Sebanyak 2.586 Calon Jemaah Haji Asal Kaltim Batal Berangkat, Diminta Tak Kecewa

Sebanyak 2.586 Calon Jemaah Haji Asal Kaltim Batal Berangkat, Diminta Tak Kecewa

Regional
Menkes dan Kepala BNPB Puji Cara Risma Tangani Covid-19 di Surabaya

Menkes dan Kepala BNPB Puji Cara Risma Tangani Covid-19 di Surabaya

Regional
Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Regional
Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Regional
Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Regional
Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Regional
Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Regional
Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Regional
Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Regional
Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Regional
Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X