Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Kompas.com - 30/03/2020, 22:46 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

BIMA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima, NTB. menonaktifkan seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bersama Sekretariat di 18 kecamatan.

Keputusan ini dimbil menyusul penundaan sebagian tahapan Pemilihan Serentak 2020 akibat virus corona.

Ketua KPU Kabupaten Bima Imran mengatakan, 90 PPK yang tersebar di 18 Kecamatan itu akan dirumahkan setelah menerima gaji pertamanya di bulan Maret.

Baca juga: Pilkada 2020 Ditunda, DPR Minta Dananya Dialokasikan untuk Penanganan Covid-19

Belum diketahui sampai kapan batas waktu penonaktifan,. Pasalnya, KPU Bima masih menunggu instruksi langsung dari KPU RI.

“Pertanggal 1 April 2020 ini mereka dinonaktifkan sementara, dan mereka hanya menerima gaji di bulan Maret. Untuk memastikan sampai kapan, kami tentu akan menunggu intruksi lebih lanjut dari KPU Provinsi dan KPU RI," kata Imran saat dihubungi, Senin (30/3/2020).

Ia mengatakan, bukan hanya PPK yang dirumahkan sementara, Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang sudah lolos seleksi pun ditunda pelantikannya.

Penundaan pelantikan PPS dan dinonaktfikan PPK ini sesuai Surat Dinas KPU RI Nomor 285 Tahun 2020 tentang penundaan tahapan Pemilihan Serentak 2020.

Atas dasar surat KPU RI itu, KPU Kabupaten Bima juga mengeluarkan surat keputusan untuk menunda pelantikan PPS dan masa kerja PPK, Sekretariat PPK, dan Sekretariat PPS dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Sementara tahapan lain yang tunda, yakni verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan PPDP, dan pelaksanakan coklit serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih untuk Pilkada Kabupaten Bima 2020.

Baca juga: Pilkada 2020 Ditunda, Bawaslu Minta Kepastian Pelaksanaan Pilkada Selanjutnya Dimasukkan dalam Perppu

Menurut Imran, tahapan untuk pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bima 2020 yang rencananya akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan, ditunda hingga menunggu perkembangan lebih lanjut.

"Pada prinsipnya, kami di daerah hanya melaksanakan apa yang sudah diputuskan KPU RI. Apabila ada perubahan atau informasi lebih lanjut tentu akan kami sampaikan kembali kepada semua pihak,” ujar Imran.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X