Dokter di Bantul Curhat 23 RS Tolak PDP Corona yang Kritis, Kini Pasien Sudah Ditangani

Kompas.com - 30/03/2020, 18:15 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Pada Senin (30/3/2020) beredar video tentang permohonan penanganan pasien dalam pengawasan (PDP) dari dokter di RS Nur Hidayah, Bantul, Yogyakarta.

Pemerintah Kabupaten Bantul sudah menindaklanjuti video itu dengan mengirim 3 orang PDP Covid-19 ke RS rujukan. 

Video yang beredar pertama berdurasi 1.05 menit itu berisi permintaan pemilik RS Nur Hidayah Bantul, dr Sagiran.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 Pertama di Palangkaraya Meninggal Setelah Dinyatakan Sembuh

Rumah sakit itu menerima PDP corona dalam kondisi kritis namun tidak memiliki APD yang memadai.

Pihak RS sudah menelepon 23 rumah sakit namun tidak ada yang mau menerima, seperti tergambar dalam video ini:

"Assalamualaikum Bapak Kepala dinas Kabupaten Bantul, Bapak Ketua Satgas  COVID-19  Bantul, Bapak Bupati, para anggota dewan. Tolonglah kami," kata Sagiran dalam video itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang kami di Klinik Nur Hidayah ada satu pasien PDP kondisi kritis ada di dalam. Kita sudah menelepon 23 rumah sakit tidak ada yang mau terima.kami punya APD seadanya karena tidak ada bantuan, tidak bisa mengadakan sendiri. Tolong kerahkan entah tim apa namanya supaya menolong pasien sedang kritis di dalam, tensinya tinggal 80, kami sangat menunggu saat ini juga. Saya dokter Sagiran, saya Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Bantul. Saya mengunggah ini karena prihatin tidak mau menerima. Tolong Pak. Terima kasih.Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucap Sagiran.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Helmi Jamharis mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bantul sudah merespon terkait adanya PDP di RS Nur Hidayah.

Ada tiga PDP yang sudah dikirimkan ke RS rujukan, yakni dua di RSUP dr Sardjito Yogyakarta, dan satu pasien di RS UII.

"Tiga pasien di RS Nur Hidayah sudah tertangani sesuai dengan ketentuan," kata Helmi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X