KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Pemkot Semarang Beri Sembako Gratis Bagi ODP Covic-19 Selama Karantina

Kompas.com - 27/03/2020, 22:02 WIB
Wali Kota Semarang Beri Bantuan Sembako Gratis bagi OPD Dok. Pemkot SemarangWali Kota Semarang Beri Bantuan Sembako Gratis bagi OPD

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berupaya mencegah penyebaran virus corona yang mengakibatkan coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

Salah satu upaya adalah membantu warganya yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) untuk melakukan karantina mandiri dengan mengirim sembako gratis.

Latar belakang pemberian bantuan itu karena ODP memang diminta tidak berinteraksi dengan banyak orang atau keluar rumah selama 14 hari.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, data masyarakat yang mendapat sembako gratis mengacu pada data ODP Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Baca juga: Wali Kota Semarang Pantau Pembangunan Kamar IsolasI PDP Covid-19

Sementara itu, jumlah ODP di Kota Semarang saat ini mulai berkurang. Menurut data resmi di SiagaCorona.SemarangKota.go.id, jumlah ODP dari 1.309 berkurang menjadi 776 orang per Jumat (27/3/2020).

“Ada sebagian yang semula masuk kategori ODP sudah lewat masa 14 hari, mereka tetap dalam kondisi sehat dan tidak ada masalah apa pun," kata Hendi (sapaan akrab Wali Kota Semarang) dalam keterangan tertulis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia melanjutkan, ODP yang lain tetap dipantau agar tidak beraktivitas di luar rumah. Jika ada yang memiliki masalah kesehatan, maka akan langsung diisolasi.

Sembako gratis bagi yang membutuhkan

Pembagian sembako gratis juga ditujukan kepada masyarakat Kota Semarang yang mengalami masalah penghasilan karena tekanan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Priortias penerima sembako gratis selanjutnya adalah warga yang kesulitan tidak dapat bekerja karena usaha sepi kemudian ekonomi menjadi sulit,” kata Hendi.

Mereka, sambung Wali Kota Semarang, akan didata lurah, diteruskan ke camat, dan dilaporkan ke posko.

Menurut Hendi, tidak sedikit sembako yang tengah disiapkan itu berasal dari para stakeholder di Kota Semarang.

Baca juga: Bekerja Sama dengan Phapros, Pemkot Semarang Siapkan Paket Jamu Cegah Corona

"Di posko Pusat Informasi Publik Balai Kota Semarang, banyak stakeholder yang ikut membantu. Ada yang memberi telur, minyak goreng, dan mie instant," ujar dia.

Wali Kota Semarang pun berharap makin banyak pihak yang peduli karena pandemi Covid-19 bukan masalah medis semata, tetapi juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat banyak.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya