PAUD-SMA di NTT Diliburkan untuk Cegah Corona, Satpol PP Akan Awasi Pelajar yang Berkeliaran

Kompas.com - 21/03/2020, 09:29 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere dan Karo Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di kantor Gubernur NTT, Jumat (20/3/2020) sore KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere dan Karo Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di kantor Gubernur NTT, Jumat (20/3/2020) sore

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) untuk mengawasi pelajar yang berkeliaran di sejumlah pusat perbelanjaan.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kupang, Jumat (20/3/2020) petang.

Menurut Marius, pihaknya sudah meliburkan anak sekolah mulai dari PAUD hingga SMA, sejak 20 Maret hingga 4 April 2020 mendatang. Karena itu, para orangtua agar bisa mengawasi dan mengontrol anak-anak mereka.

Baca juga: Pemprov NTT Pastikan Rangkaian Acara Tahbisan Uskup Ruteng Berlangsung hingga Besok

Liburan ini lanjut Marius, bukan bermaksud untuk senang-senang ke mall, tempat rekreasi dan tempat kegiatan.

Namun, libur ini tujuannya untuk mengisolasi anak-anak, supaya mengurangi pertemuan dengan orang atau menghindari kontak fisik.

Karena kata Marius, virus corona ini tertular melalui kontak fisik, sehingga pihaknya membuat kebijakan meliburkan sekolah.

Baca juga: 41 Warga NTT Masuk ODP Covid-19, Paling Banyak di Kupang

"Kita akan kerahkan Satpol PP baik provinsi dan kabupaten serta kota, untuk keluar dan masuk mall dan pusat keramaian lainnya, untuk memantau anak-anak yang libur. Tujuannya agar mereka menghindari kontak fisik dengan orang lain,"jelas Marius.

Marius berharap, para bupati, wali kota dan kepala sekolah di NTT, agar bisa mengontrol semua anak-anak ini

Marius mengatakan, pihaknya ingin meminimalisir kesempatan virus corona mewabah di NTT.

"Kita harapkan Wali Kota Kupang dan para bupati se-NTT mengamankan instruksi gubernur, menteri dan presiden ini. Wajib hukumnya dijalankan, karena tugas negara melindungi rakyat karena itu mohon dipatuhi," ujar Marius.

Baca juga: Pemprov NTT: Belum Ada Keluhan dari Umat yang Ikut Tahbisan Uskup Ruteng

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gugur Dalam Kecelakaan Helikopter, Keluarga Kenang Perjuangan Kapten Fredy untuk Jadi Tentara

Gugur Dalam Kecelakaan Helikopter, Keluarga Kenang Perjuangan Kapten Fredy untuk Jadi Tentara

Regional
Anak Gadisnya Tewas Bunuh Diri, Penjual Bakso Hampir Akhiri Hidup dengan Pisau

Anak Gadisnya Tewas Bunuh Diri, Penjual Bakso Hampir Akhiri Hidup dengan Pisau

Regional
Sebelum Tumbang di Tangan Algojo Cambuk, Pria Ini Ditangkap Berzina di Bengkel

Sebelum Tumbang di Tangan Algojo Cambuk, Pria Ini Ditangkap Berzina di Bengkel

Regional
Direstui Presiden, Gedung RSUD Soekarno yang Mangkrak 9 Tahun Dibangun Kembali

Direstui Presiden, Gedung RSUD Soekarno yang Mangkrak 9 Tahun Dibangun Kembali

Regional
Kronologi Kakak Dibakar Adik gara-gara Tak Beri Uang, Disiram Bensin Saat Rebahan di Sofa

Kronologi Kakak Dibakar Adik gara-gara Tak Beri Uang, Disiram Bensin Saat Rebahan di Sofa

Regional
Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

Regional
Hendak Bepergian dengan Pesawat, Keluarga Gubernur Babel Tes Swab, Anak Bungsu Positif Corona

Hendak Bepergian dengan Pesawat, Keluarga Gubernur Babel Tes Swab, Anak Bungsu Positif Corona

Regional
Siswi SMK di Gresik Tewas Gantung Diri, Polisi: Berencana Nikah Usai Lebaran

Siswi SMK di Gresik Tewas Gantung Diri, Polisi: Berencana Nikah Usai Lebaran

Regional
Warga yang Bawa Kabur 'Cool Box' Sampel Swab Ditangkap, Polisi: Dia Pikir Milik Jenazah PDP

Warga yang Bawa Kabur "Cool Box" Sampel Swab Ditangkap, Polisi: Dia Pikir Milik Jenazah PDP

Regional
Viral Status Teman Tuli Saat Tarik Tabungan di Bank: Teler Berbicara Satpam Menuliskannya Untukku

Viral Status Teman Tuli Saat Tarik Tabungan di Bank: Teler Berbicara Satpam Menuliskannya Untukku

Regional
 Detik-detik Adik Bakar Kakak Kandung karena Tak Diberi Uang

Detik-detik Adik Bakar Kakak Kandung karena Tak Diberi Uang

Regional
Balikpapan Dibebani Kasus Impor Covid-19 dari Jawa dan Sulawesi

Balikpapan Dibebani Kasus Impor Covid-19 dari Jawa dan Sulawesi

Regional
Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

Regional
Kronologi Satpol PP Bacok PNS karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal

Kronologi Satpol PP Bacok PNS karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal

Regional
Setelah Sepekan Nihil Kasus, 1 Warga Ditemukan Positif Corona, Diduga Seorang Pejabat

Setelah Sepekan Nihil Kasus, 1 Warga Ditemukan Positif Corona, Diduga Seorang Pejabat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X