Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus-kasus Tersebarnya Identitas Pasien Terkait Corona di Media Sosial, Kupang hingga Padang Sidempuan

Kompas.com - 20/03/2020, 06:15 WIB
Pythag Kurniati

Editor

KOMPAS.com- Sejalan merebaknya virus corona, ada beberapa kasus data pasien beredar di media sosial, baik dalam bentuk hasil pemeriksaan ataupun surat rujukan.

Contoh kasus tersebut terjadi di Kupang, Surabaya dan Padang Sidempuan.

Data-data pasien tersebar dengan tambahan informasi yang tidak valid.

Dampaknya, masyarakat terutama yang berada di daerah bersangkutan menjadi panik.

Bahkan ada pasien yang sampai dikucilkan oleh masyarakat sekitar.

Penting untuk diketahui, menyebarkan foto hasil pemeriksaan di media sosial adalah sebuah pelanggaran.

Baca juga: Mitigasi Penyebaran Corona, Mabes AU Pasang Enam Tenda Dekontaminasi

Foto rontgen di Kupang

Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.Shutterstock Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.
Warga Kupang dihebohkan dengan beredarnya foto rontgen seorang pasien dalam pemantauan (PDP) yang disebut positif virus corona.

Hasil rontgen pada seorang PDP wanita itu lengkap dengan kop RSUD SK Lerik Kota Kupang dan tanda tangan dokter dan petugas.

Direktur RSUD SK Lerik Kota Kupang Marsiana Y Halek mengatakan hasil rontgen belum bisa menunjukkan status positif corona.

"Bahwa tidak benar berita yang beredar saat ini yang menyatakan pasien sudah positif Covid-19, karena masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Marsiana melalui surat konfirmasi yang diterima Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Pihak rumah sakit akan menelusuri bagaimana hasil pemeriksaan itu bisa beredar di media sosial.

Marsiana mengimbau kepada masyarakat agar bijak bermedia sosial dan mempercayai sumber-sumber terpercaya.

Menurutnya, sumber informasi yang valid hanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur melalui Satgas Covid-19.

Baca juga: Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Siap Memakamkan Jenazah Korban Corona

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com