Pegawai Pemkab Cianjur Mulai Bekerja dari Rumah

Kompas.com - 19/03/2020, 08:40 WIB
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman murka mendengar ada lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur yang melakukan perjalanan ke Eropa di tengah wabah cirus corona saat ini. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPlt Bupati Cianjur Herman Suherman murka mendengar ada lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur yang melakukan perjalanan ke Eropa di tengah wabah cirus corona saat ini.

CIANJUR, KOMPAS.com – Mulai hari ini, Kamis (19/3/2020), para aparatur sipil negara (ASN) setingkat eselon IV dan semua tingkat di bawahnya, termasuk pegawai non-ASN di Cianjur, Jawa Barat, mulai bekerja dari rumah.

Kebijakan ini ditetapkan oleh Pelaksana tugas Bupati Cianjur Herman Suherman dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Namun, untuk pejabat eselon III ke atas tetap ngantor, tetap bekerja seperti biasanya," kata Herman kepada Kompas.com, Rabu kemarin.

Baca juga: Pulang dari Eropa, Rombongan Pejabat PDAM Cianjur akan Diisolasi

Adapun, kebijakan tersebut dikecualikan untuk pegawai yang bekerja di instansi pelayanan publik seperti rumah sakit, puskesmas, kependudukan dan pencatatan sipil, termasuk PDAM.

"Selain dari itu, silakan bekeja di rumah. Ingat, tetap berada di rumah, tidak boleh bepergian ke mana-mana," ujar dia.

Baca juga: Peneliti ITB Prediksi Puncak Penyebaran Covid-19 Berakhir April 2020

Selama bertugas dari tempat tinggalnya, para pegawai ASN maupun non-ASN diwajibkan tetap melaporkan kinerja kepada atasan langsung.

“Ponsel jangan mati, apabila diperlukan atau sewaktu-waktu medapatkan tugas dari atasan. Kita kerja sekarang berbasis daring hingga 28 Maret 2020,” kata Herman.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X