Antisipasi Virus Corona, Unhas Tiadakan Tradisi Jabat Tangan saat Wisuda

Kompas.com - 12/03/2020, 11:20 WIB
Ilustrasi Wisuda ShutterstockIlustrasi Wisuda

MAKASSAR, KOMPAS.com - Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, bakal meniadakan tradisi jabat tangan antara mahasiswa dan rektor saat acara wisuda 2020 di Baruga AP Pettarani, Unhas 17-18 Maret 2020 mendatang.

Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Unhas Ishaq Rahman mengatakan peniadaan tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang sudah masuk ke Indonesia.

Keputusan ini merupakan hasil rapat panitia wisuda pada Selasa (10/3/2020).

"Ini dasarnya juga dari surat edaran dari Kemendikbud nomor 3 Tahun 2020 supaya kita meminimalisir jabat tangan dan kontak fisik di satuan pendidikan," kata Ishaq kepada Kompas.com melalui telepon, Kamis (12/3/2020).

Baca juga: Mahasiswa Unhas Demo Tolak Omnibus Law, Jalan Depan Kampus Ditutup

Untuk mengganti tradisi jabat tangan, dalam wisuda tersebut Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu langsung menyerahkan map berisi ijazah dan transkrip kepada para wisudawan.

Prosesi seperti itu akan berlangsung selama 2 hari dan diikuti 2.094 wisudawan dari jenjang S1-S3, profesi, dan spesialis.

"Jadi momen itu yang nantinya diabadikan sebagai penanda ucapan selamat. Sebagai penanda wisuda," Ishaq menambahkan.

Selain meminimalisir kontak fisik secara langsung dalam ruangan tempat wisuda panitia bakal menyediakan cairan pembersih tangan yang dibuat langsung oleh tim dari Fakultas Farmasi Unhas.

Baca juga: Ada Virus Corona, Kini Jokowi Minum Jamu Tiga Kali Sehari

Cairan pembersih tangan ini bisa digunakan oleh para wisudawan serta pengunjung yang hadir dalam acara tersebut.

"Produk ini sudah ada beberapa bulan yang lalu tapi belum kami pasarkan ke masyarakat karena harus ada izin dari pemerintah dan BPOM. Jadi untuk sementara digunakan internal dulu," tutur Ishaq. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X