Menaker Minta Perusahaan Batasi Perjalanan Dinas Luar Negeri untuk Minimalisasi Wabah Corona

Kompas.com - 11/03/2020, 18:32 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia, Ida Fauziyah mengunjungi Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktifitas (BLKPP) Bandung, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (11/3/2020). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia, Ida Fauziyah mengunjungi Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktifitas (BLKPP) Bandung, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (11/3/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com -  Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Republik Indonesia Ida Fauziyah mengimbau kepada perusahaan dan industri untuk mengurangi perjalanan dinas ke luar negeri untuk meminimalisasi potensi penularan virus corona.

"Ikut protokoler WHO, apalagi kalau negara itu belum bisa dikunjungi. Saya berharap industri dan perusahaan mematuhinya," kata Ida saat ditemui seusai mengunjungi Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktifitas (BLKPP) Bandung, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (11/3/2020).

Selain membatasi perjalanan ke luar negeri, Kemenaker juga meminta agar perusahaan yang akan mempekerjakan tenaga kerja asing juga mengikuti protap kesehatan yang sudah ditentukan.

"Sejak maraknya Covid-19, ada beberapa surat edaran menteri menindaklanjuti peraturan Menkumham, tenaga kerja dari Tiongkok kita batasi, sekarang ikut perkembangan baru. Mereka yang sudah dinyatakan bebas dari corona harus mengikuti protap kesehatan menjalani karantina selama 14 hari begitu masuk Indonesia," tuturnya.

Baca juga: Warga Diminta Waspada Perampokan Modus Penyemprotan Disinfektan Virus Corona

Ida juga kembali mengingatkan kepada para pimpinan perusahaan di seluruh Indonesia agar menerapkan sejumlah langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja, salah satunya adalah menerapkan sistem K3.

"Kalau K3 itu dijalani dengan baik, insya Allah bisa terhindar dari virus corona," bebernya.

Ida juga meminta perusahaan untuk lebih masif dalam sosialisasi dan edukasi tentang penyebab dan media penularan virus corona beserta pencegahannya kepada para karyawan.

"Sesering mungkin cuci tangan karena tidak bisa menghindarkan berinteraksi. Jika memang dalam kondisi sakit gunakan masker agar tidak tertular kepada yang lain. Perusahaan juga wajib menyiapkan masker menyediakan sanitizer agar karyawan bisa menggunakan sewaktu-waktu," katanya.

Baca juga: Virus Corona Disebut Tak Tahan Sinar Matahari, Masyarakat Diminta Tak Khawatir



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X