154 Orang Jadi Korban Penipuan, Bayar Jutaan Dijanjikan Kerja di Proyek Bandara

Kompas.com - 06/03/2020, 19:13 WIB
Ungkap kasus penipuan dengan modus penerimaan tenaga kerja proyek pembangunan Bandara JB Soedirman Purbalingga di Mapolres Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2020). KOMPAS.COM/DOK POLRES BANJARNEGARAUngkap kasus penipuan dengan modus penerimaan tenaga kerja proyek pembangunan Bandara JB Soedirman Purbalingga di Mapolres Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2020).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Anggota Satreskrim Polres Banjarnegara membongkar penipuan dengan modus penerimaan tenaga kerja untuk pembangunan Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman Purbalingga, Jawa Tengah.

Polisi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus itu, yaitu TH (72), warga Bandung Barat, PR (47) dan AK (46), keduanya merupakan warga Banjarnegara.

Kapolres Banjarnegara AKBP IGA Dwi Perbawa Nugraha mengatakan, berdasarkan pendataan yang dilakukan korban penipuan mencapai 154 orang.

Baca juga: Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Sebagian besar korban penipuan merupakan warga Banjarnegara, sisanya tersebar di Purbalingga, Banyumas dan Cilacap.

"Jumlah korban 154 orang, 110 di antaranya merupakan warga Banjarnegara. Untuk korban lainnya ditangani sesuai wilayahnya masing-masing. Kami sudah berkoordinasi dengan polres tetangga," kata Iga saat dihubungi, Jumat (6/3/2020).

Iga menjelaskan, tersangka menjanjikan para korban akan dipekerjakan dalam proyek pembangunan Bandara JB Soedirman.

Baca juga: Antisipasi Penipuan, Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penangguhan Umrah secara Masif

Korban diminta menyerahkan uang dengan besaran bervariasi antara Rp 3,5 juta hingga Rp 10 juta.

PR dan AK yang meminta uang kepada korban, selanjutnya uang disetorkan kepada TH.

Namun, hingga waktu yang dijanjikan, para korban tidak kunjung dipekerjakan, sehingga melapor ke polisi.

"Korban dijanjikan gaji setara dengan UMR (Upah Minumum Regional) Jakarta. Jenis pekerjaan yang dijanjikan kepada para korban beragam, mulai tenaga administrasi, petugas gudang, tenaga logistik dan lain-lain," jelas Iga.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X