Viral Video Residivis Curanmor Kabur dengan Mobil, Hindari Razia di Tasikmalaya

Kompas.com - 06/03/2020, 13:00 WIB
Seorang residivis curanmor kabur pakai mobil saat melintas razia Lalu Lintas di jalan depan eks Terminal Cilembang Kota Tasikmalaya, Kamis (5/3/2020) kemarin. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASeorang residivis curanmor kabur pakai mobil saat melintas razia Lalu Lintas di jalan depan eks Terminal Cilembang Kota Tasikmalaya, Kamis (5/3/2020) kemarin.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Video Polisi Lalu Lintas Polres Tasikmalaya yang menangkap seseorang pria melarikan diri pakai mobilnya saat melintas razia di Jalan depan Eks Terminal Cilembang, Kota Tasikmalaya, sempat viral di media sosial Facebook dan WhatsApp, Jumat (6/3/2020).

Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli Satlantas Polres Tasikmalaya Ipda Soni Alamsyah, membenarkan kejadian itu saat dirinya bersama anggotanya mendapatkan seorang residivis curanmor berinisial AS (23) warga Girijaya Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut berupaya menolak diperiksa surat kendaraannya, Kamis (5/3/2020) kemarin.

Dalam mobil pria itu, petugas menemukan kunci letter T, astag, dan botol minuman keras yang disimpan dalam tas miliknya di jok mobil.

"Ya memang benar, pelaku ini kami amankan saat razia. Dia mengaku baru keluar penjara dari Lapas Tasikmalaya 2 pekan lalu," jelas Soni kepada wartawan di kantornya, Jumat (6/3/2020).

Baca juga: Viral Foto Masker Bekas Seharga Rp 330.000 Dijual di Apotek di Yogyakarta

Dihentikan petugas, malah tancap gas

Soni menambahkan, kejadian itu saat beberapa anggota Satlantas memberhentikan kendaraan roda dua maupun roda empat yang diduga tak lengkap surat-surat kendaraannya.

Pria itu membawa mobil Honda Mobilio warna merah tua bernomor polisi D 1154 WZ diberhentikan untuk diperiksa, tapi malah menancap gas berupaya melarikan diri dari petugas razia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beruntung mobil berhasil dikejar dan diberhentikan paksa serta pria itu dimintai keterangan petugas.

"Kami pun serahkan kasus ini ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti," tambahnya.

Baca juga: Pengakuan Wali Murid yang Mengamuk di Pesantren hingga Videonya Viral

 

Waspada berkendara

Dengan kejadian itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara di jalan raya.

Lengkapi surat-surat kendaraan dan alat keselamatan saat akan bepergian di jalan supaya tak terjaring razia Kepolisian.

Selain mengamankan residivis tersebut, Satlantas Polres Tasikmalaya pun pernah mengamankan dua jambret saat razia lalu lintas di wilayah Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

"Kita minta masyarakat selalu waspada saat berkendara di jalan. Lengkapi surat-surat kendaraan dan alat keselamatan," pungkasnya.

Baca juga: Duduk Perkara Satu Warga Padang Sidempuan Diduga Suspect Corona, Surat Rujukannya Viral hingga Dirawat di Medan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X