Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sudah 4 Hari Banjir akibat Tanggul Jebol di Jombang Belum Surut

Kompas.com - 03/03/2020, 15:30 WIB
Moh. Syafií,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

JOMBANG, KOMPAS.com - Banjir yang melanda Dusun Brangkal dan Kedungsari, Desa Brangkal, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sejak Sabtu (29/2/2020) lalu, belum surut hingga Selasa (3/2/2020).

Hingga Selasa siang, banjir yang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Avur Besuk, masih menggenangi permukiman penduduk di Desa Brangkal.

Pantauan Kompas.com, air dari luberan sungai menggenangi jalan perkampungan, pekarangan rumah, sebagian rumah warga, dan halaman salah satu lembaga pendidikan tingkat dasar di Dusun Brangkal.

Baca juga: Tanggul Jebol, Permukiman Warga di 2 Dusun di Jombang Terendam Banjir 70 Cm

Ketinggian banjir bervariasi, antara 30 sentimeter hingga 70 sentimeter.

Suwati (51), warga Dusun Brangkal mengatakan, banjir yang melanda desanya terjadi sejak Sabtu pagi lalu.

"Mulai Sabtu banjirnya. Sampai sekarang masih banjir," ujar dia di lokasi, Selasa.

Warga lainnya, Khoirul Na'am (51) mengungkapkan, banjir sempat surut pada Minggu pagi, setelah tanggul Sungai Avur Besuk yang jebol ditambal.

Namun, tanggul darurat yang dibuat warga dan relawan tak mampu menahan derasnya arus sungai, sehingga air kembali meluber ke perkampungan.

"Sempat surut, tapi naik lagi sampai sekarang. Masuk rumah juga, kira-kira 12 sentimeter," kata Na'am.

Menurut Na'am, banjir yang melanda desanya akan surut jika tanggul sungai di sebelah timur perkampungan yang jebol pada bisa ditambal.

"Tanggul sungainya jebol, harapan kami ya tanggul sungai segera diperbaiki agar banjir segera surut," ujar Na'am.

Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang, Stevy Maria mengungkapkan, BPBD Jombang bersama Tagana Dinsos Pemkab Jombang telah mengaktifkan Posko dapur umum untuk menyediakan makan dan minum warga terdampak banjir.

Posko dapur umum yang ditangani relawan gabungan tersebut mulai dibuka pada Sabtu malam.

"Dapur umum kita sampai banjir dinyatakan surut dan tidak menggangu aktivitas warga," kata Peppy, sapaan akrabnya.

 

Sebagaimana diberitakan, banjir melanda Dusun Brangkal dan Kedungsari, Desa Brangkal, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/2/2020).

Banjir dengan ketinggian hingga 70 sentimeter itu akibat dari jebolnya tanggul Sungai Avur Besuk.

Tanggul yang jebol berada pada sisi barat sungai dengan panjang sekitar 10 meter.

Kepala Desa Bangkal Sun'an mengatakan, banjir akibat jebolnya tanggul sungai Avur Besuk berdampak membanjiri 450 rumah.

"Dua dusun yang terkena banjir. Ada sekitar 450 rumah yang terdampak dan paling banyak di Dusun Brangkal," kata Sun'an kepada Kompas.com.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com