Marak Curanmor, Kapolda NTB Sarankan Kunci Pakai Rantai

Kompas.com - 26/02/2020, 12:34 WIB
Jumpa Pers Hasil giat Operasi Jaran Polda NTB KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDJumpa Pers Hasil giat Operasi Jaran Polda NTB

MATARAM, KOMPAS.com - Masih maraknya kasus pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencucian motor, di Nusantara Tenggara Barat menjadi perhatian serius Polda NTB.

Dalam jumpa pers, disampaikan selama 2 pekan dari tanggal 10 Februari sampai dengan 23, Polda dalam sandi Operasi Jaran telah berhasil mengungkap 307  kasus dengan menangkap sebanyak 336 tersangka.

Baca juga: Polisi Tangkap Curanmor Asal Lampung yang Colong 40 Motor Sejak 2013

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada tahun 2019, Polda NTB mengungkapkan 254 kasus.

Atas kejadian tersebut, Kapolda NTB Irjen Tomsi Tohir mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati menaruh kendaraan, dan bila perlu menggunakan gembok rantai.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap pencuri, bila perlu menggunakan kunci tambahan seperti rantai," kata Tomsi, Rabu (26/2/2020).

Menurutnya, pencuri saat ini dengan mudah membawa kabur motor dengan menggunakan kunci liter T.

Baca juga: Buron Selama 5 Tahun, Residivis Curanmor di Cianjur Ditangkap

Pihaknya menyampaikan bahwa kepolisian terus meningkatkan pelayanan keamanan dan ketertiban untuk masyarakat.

Dari giat Operasi Jaran tersebut, polisi mengamankan sejumlah senjata tajam dan dua senjata api yang digunakan untuk mencuri.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X