Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kompas.com - 25/02/2020, 07:41 WIB
Ilustrasi penganiayaan Kompas.com/ERICSSENIlustrasi penganiayaan

KOMPAS.com - AM (16), siswa SMK 2 Sungguminasa, Gowa diseret dari dalam kelas, dipukuli, dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil oleh empat pria mengaku polisi.

Peristiwa bermula saat AM tengah mengikuti pelajaran di dalam kelas, Jumat (21/2/2020).

Tiba-tiba empat pria berpakaian preman masuk ke dalam kelas dan mengeroyok korban.

Korban kemudian diseret keluar sekolah dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil.

Saat itu, ada guru yang mengajar. Namun, guru tersebut tak mampu berbuat banyak karena mendapat ancaman.

"Guru yang mengajar saat itu tak mampu berbuat banyak karena pelaku ini mengancam guru dan rekan rekan korban," ujar Kepala SMK Negeri 2 Sungguminasa Nurhadi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kepada korban, keempat pria itu mengancam membawanya ke kantor polisi jika tidak mau menunjukkan orang yang memukul teman mereka.

AM sempat kebingungan, tidak mengerti apa yang dimaksud keempat pria itu.

Sadar salah sasaran, keempat pria itu meninggalkan AM di sekitar RSUD Syech Yusuf.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X