Saksi Dengar Ada Ucapan Mati Berdua di Kasus Suami Istri yang Motornya Terbakar

Kompas.com - 18/02/2020, 14:58 WIB
Yamaha Nmax yang terbakar di Pantai Siyut, Sabtu (15/2/2020) lalu. IstimewaYamaha Nmax yang terbakar di Pantai Siyut, Sabtu (15/2/2020) lalu.

GIANYAR, KOMPAS.com - Pasangan suami istri menjadi korban dalam terbakarnya sepeda motor Yamaha Nmax di Pantai Siyut, Desa Tulikup, Gianyar, Sabtu (15/2/2020) lalu.

Istri korban dilaporkan meninggal, sementara suaminya mengalami luka bakar 40 persen.

Kepala Polsek Kota Gianyar Kompol Ketut Suastika mengatakan, dari pemeriksaan, ada saksi yang sempat mendengat kata-kata mati berdua dari arah motor yang terbakar.

Baca juga: Motor Terbakar di Bali, Istri Tewas dan Suami Luka Bakar 40 Persen

"Iya, itulah seperti itu keterangan saksi. Kalau kita mati-mati berdua di sini. Lebihnya dia enggak paham lagi," kata Suastika, Selasa (18/2/2020) sore.

Korban pria yang luka bakar hampir 40 persen masih dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar.

"Yang istrinya meninggal minggu pagi. Suaminya masih dirawat," lanjut dia.

Ia belum memastikan apakah peristiwa tersebut akibat bunuh diri. Sebab, pihaknya masih mendalami penyebabnya.

Adapun penyebabnya masih menunggu Labfor yang dilakukan Polda Bali. Selain itu, menunggu keterangan sang suami yang hingga kini belum sadarkan diri.

Sebelumnya diberitakan, sebuah motor Yamaha Nmax terbakar ludes di Pantai Siyut.

Awalnya, pihak Kepolisian menerima adanya laporan motor terbakar namun tak ditemukan korban jiwa.

Baca juga: Motor yang Terbakar di Bali Diduga Sebabkan Korban Jiwa

Motor tersebut kemudian diamankan ke Polsek Gianyar. Setelah ditelusuri motor tersebut sudah dijual oleh pemilik yang pertama.

Belakangan ramai di media sosial Facebook bahwa pemilik motor yang terbakar ikut tewas dalam kejadian tersebut.

(KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X