Kompas.com - 17/02/2020, 12:23 WIB
Ilustrasi beras KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi beras

AMBON, KOMPAS.com - Beras diduga berbahan plastik kembali ditemukan beredar di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Beras diduga berbahan plastik ini pertama kali diketahui oleh seorang karyawati salah satu minimarket di Kota Masohi bernama Darmila Patty, saat ia sedang memasak beras yang dibeli rekannya dari Pasar Binaya, Masohi, pada Minggu (16/2/2020).

Saat ini, temuan beras diduga berbahan plastik itu telah dilaporkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Tengah ke Polres Maluku Tengah.

Baca juga: BPOM Pastikan Tidak Ada Beras Plastik Beredar di Maluku

“Memang benar ada laporan itu dan saat ini sedang diselidiki untuk memastikan berasnya berbahan plastik atau tidak,” kata Kasat Reskrim Polres Maluku Tengah, AKP Sahirul Awab kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Saat ini, sampel beras yang diduga berbahan plastik tersebut telah dikirim ke Ambon untuk diuji oleh Balai POM.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Tengah, Bahrun Kalauw yang dihubungi secara terpisah mengakui kasus itu telah dilaporkan pihaknya ke polisi, namun dia belum bisa memastikan beras yang ditemukan itu merupakan beras berbahan plastik ataukah tidak.

“Kami belum bisa pastikan itu beras plastik atau tidak, makanya kami sudah bawa sampel berasnya untuk diuji di Balai POM,” kata dia.

Dia pun mengimbau kepada warga di Kota Masohi agar tetap tenang dan tidak panik karena saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji lab terhadap beras diduga plastik yang ditemukan di Pasar Masohi tersebut.

“Kepada masyarakat kami mengimbau tetap tenang sampai uji sampel berasnya keluar, jadi jangan dulu berkesimpulan bahwa ada beras plastik beredar di Masohi,” kata dia.

Sementara, Kepala Baial POM Ambon, Hariani mengatakan, terkait kasus tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Disperindag Maluku Tengah untuk menguji sampel beras yang diduga berbahan plastik tersebut.

Baca juga: Polisi Tak Temukan Beras Plastik di Rumah Makan yang Videonya Viral

“Kami sudah koordinasi rencananya mereka mau bawa sampel berasnya untuk diuji di sini,” ujar dia.

Dia menambahkan terkait kasus itu pihaknya mendapatkan laporan bahwa beras yang ditemukan itu susah dimasak, sehingga ada kecurigaan berasnya mengandung bahan plastik.

”Tapi, secara eksplisit dari disperindag Maluku Tengah tidak menjelaskan itu beras plastik jadi nanti kami tunggu hasilnya,” ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X