Di Balik Kisah Driver Ojol Kirim Bakpia ke Jakarta untuk Ibu Hamil, Ingat Istri dan Tolak Biaya Kirim

Kompas.com - 14/02/2020, 09:29 WIB
Eko Wahyudiyanto (50) seorang driver Ojek Online di Yogyakarta (Foto dokumentasi Eko Wahyudiyanto). KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAEko Wahyudiyanto (50) seorang driver Ojek Online di Yogyakarta (Foto dokumentasi Eko Wahyudiyanto).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Eko Wahyudiyanto (50) seorang driver ojek online di Yogyakarta mengirimkan bakpia untuk ibu hamil yang ngidam di Jakarta melalui jasa pengiriman.

Hal tersebut berawal saat ia menerima orderan untuk membeli gudeg di The House of Raminten di Jalan Faridan M Noto, Kotabaru pada Minggu (9/2/2020).

Saat dihubungi, pemesan yang bernama Adiela meminta Eko juga membelikan empat dus bakpia karena ia sedang hamil dan ngidam bakpia.

Warga Dusun Sumberan, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul pun mengambilkan pesanan Adiela dan mengangantarkannya ke Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta.

Baca juga: Cerita Ojol Yogyakarta yang Kirimkan Makanan untuk Ibu Hamil Ngidam di Jakarta

"Saya disuruh ke House of Raminten untuk beli bakpia empat dus. Customer ngechat, kalau gudeg, mau dibelikan atau enggak terserah. Karena dia bilang baru ngidam bakpia," urainya.

Setelah tiba di titik pengiriman, ternyata Adiela hendak masuk pesawat jadi tidak bisa keluar.

Adiela pun meminta agar Eko menerima gudeg dan bakpia pesanannya.

"Saya telepon, ternyata dia sudah boarding (hendak masuk ke pesawat) jadi tidak bisa ke mana-mana. Dia bilang, 'gudeg sama bakpia untuk mas-nya (Eko) saja'," urainya.

"Sebenarnya sudah selesai, karena pembayaranya pakai Gopay. Jadi saya tidak rugi uang," imbuhnya.

Baca juga: Kasus Driver Ojol Bawa Paksa Jenazah Bayi, Ombudsman: RSUP M Djamil Padang Malaadministrasi

Ingat istri saat hamil

Ilustrasi hamilShutterstock Ilustrasi hamil
Perjalanan pulang, Eko teringat Adiela yang hamil dan ngidam bakpia. Ia pun kembali menghubungi Adiela dan menawarkan untuk mengirimkan bakpia  ke Jakarta.

"Saya memposisikan kalau istri lagi ngidam, tidak kesampaian rasanya bagaimana," katanya.

Awalnya Adiela menolak dan mengatakan kawannya yang bertolak dari Yogyakarta sudah membawakan bakpia.

Namun ternyata sang kawan tak bisa dihubungi. Adiela pun menerima tawaran Eko untuk mengirimkan bakpia ke Jakarta,

Eko pun langsung mengirimkan bakpia yang sudah ia pesan melalui jasa pengiriman dari Yogyakarta ke Jakarta.

Baca juga: Kisah Baasil, Mahasiswa Nyambi Jadi Driver Ojol, Beri Tumpangan Gratis Khusus Lansia dan Anak Yatim

Ia memilih pengiriman satu hari agar bakpia cepat sampai Jakarta. Eko juga menghubungi Adiela untuk tidak memikirkan biaya kirim.

"Saya hanya kepikiran bagaimana sih rasanya kalau kita ngidam tapi tidak kesampaian," katanya.

Satu hari setelahnya, Eko menghubungi Adiela untuk menanyakan paket bakpia sudah sampai atau belum.

"Dibalas sudah sampai, makasih masih enak," ungkapnya.

Sejak menjadi ojek online pada November 2016, Eko bercerita baru pertama kali mendapatkan pengalaman seperti ini.

"Ya semoga saja bisa membantu. Kalau saya kan hanya ingin berbuat kebaikan," ucapnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Wijaya Kusuma | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X