Tangga Candi Borobudur Akan Dilapisi Kayu agar Tak Rusak karena Pengunjung

Kompas.com - 11/02/2020, 07:23 WIB
Candi borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kompas.com/ Nicholas Ryan AdityaCandi borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

MAGELANG, KOMPAS.com- Tangga yang ada di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, rencananya akan dilapisi kayu.

Hal ini dilakukan untuk melindungi batuan candi dari aus karena gesekan dan beban dari pengunjung yang terus bertambah dari tahun ke tahun.

Berdasarkan kajian Balai Konservasi Borobudur (BKB), beban sebanyak dua juta pengunjung pada 2009 menyebabkan batu candi aus atau berkurang ketebalannya hingga 0,2 sentimeter.

Baca juga: Tak Terpengaruh Virus Corona, Masih Banyak Turis asal China Kunjungi Candi Borobudur

Jika beban ini diteruskan, bahkan hingga jumlah pengunjung mencapai 4 juta pengunjung, bisa jadi potensi aus terus bertambah.

"Kalau sudah 4 juta bisa jadi 0,4 sentimeter, kalau 10 tahun bisa 4 sentimeter," kata Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB), Tri Hartono, saat ditemui di Kantor BKB, Senin (10/2/2020).

Lapisan kayu ini akan diterapkan di tangga sisi barat, timur, selatan hingga utara.

"Jika dana super prioritas dari presiden turun, maka akan digunakan untuk perlindungan tangga-tangga ini. Tahun ini kami coba untuk masukkan anggaran. Kami berharap semua tangga dari sisi barat, timur, selatan maupun utara akan kita beri tangga, kemudian dilapisi kayu," kata Tri.

Baca juga: Viral Wisatawan Duduk di Stupa Candi Borobudur, Ini Kata Pengelola

BKB juga telah mengkaji jenis kayu yang akan digunakan untuk melapisi tangga candi. Kayu yang dinilai paling sesuai adalah kayu Jati.

Kayu Jati dinilai lebih bagus dibandingkan dengan kayu Karet dan kayu dari pohon lainnya. Kayu Jati juga lebih tahan lama.

"Paling tidak kalau kenyamanan untuk bagi pengunjung kalau kayu ternyata untuk jangka waktu yang lama lebih nyaman dibandingkan karet dan lain sebagainya yang sudah keras," tutur Tri.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Cegah Aus Batuan Candi, Tangga Candi Borobudur Akan Dilapisi Kayu Jati.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X