190 Warga Korban Keracunan Massal di Banyumas Membaik, 6 Orang Masih Dirawat

Kompas.com - 10/02/2020, 19:57 WIB
Ilustrasi keracunan ShutterstockIlustrasi keracunan

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Kondisi korban keracunan makanan usai menyantap tumpeng di Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah membaik Senin (10/2/2020).

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas, sebagian besar korban keracunan yang dirawat inap di rumah sakit dan puskesmas telah dipulangkan.

"Hingga pukul 13.00 WIB di RSUD Ajibarang masih ada lima orang yang dirawat. Kondisinya sudah membaik. Insya Allah besok sudah diperbolehkan pulang," kata Husein di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (10/2/2020).

Baca juga: 196 Warga Banyumas Keracunan Usai Makan Tumpeng Acara Selamatan

Selain itu, terdapat satu korban keracunan yang masih dirawat di Puskesmas Wangon.

Korban yang merupakan anak-anak ini belum diperbolehkan pulang karena kondisi tubuhnya masih panas.

"Dirawat di Puskesmas Wangon 36 orang, sekarang  tinggal satu anak usia 11 tahun karena masih panas. Kemudian empat orang yang dirawat di Rumah Sakit An Nikmah sudah pulang dan delapan orang yang dirawat di Puskesmas Jatilawang juga sudah pulang semua," jelas Husein.

Baca juga: Ayam Suwir Diduga Penyebab 80 Siswa SPN Kemiling Lampung Keracunan

Diberitakan sebelumnya, 196 warga Banyumas keracunan seusai menyantap tumpeng, Sabtu (8/2/2020)

Keracunan massal tersebut berawal saat warga memakan nasi tumpeng pada acara selamatan tujuh bulanan di rumah salah satu warga, Jumat (7/2/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Warga yang keracunan dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas setempat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X