196 Warga Banyumas Keracunan Usai Makan Tumpeng Acara Selamatan

Kompas.com - 09/02/2020, 09:54 WIB
Ilustrasi keracunan ShutterstockIlustrasi keracunan

BANYUMAS, KOMPAS.com - Sebanyak 196 warga di Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, keracunan usai menyantap tumpeng, Sabtu (8/2/2020)

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, keracunan massal tersebut berawal saat warga memakan nasi tumpeng pada acara selamatan tujuh bulanan di rumah salah satu warga, Jumat (7/2/2020).

"Pada hari Jumat ada selamatan tujuh bulanan di rumah warga dengan makan makanan tumpeng. Pagi harinya, Sabtu, ada beberapa warga mulai mengalami diare," kata Husein melalui pesan singkat, Minggu (9/2/2020).

Baca juga: Ayam Suwir Diduga Penyebab 80 Siswa SPN Kemiling Lampung Keracunan

Hingga Sabtu malam tercatat ada 160 orang menjalani rawat jalan dan 36 orang lainnya menjalani rawat inap di puskesmas dan rumah sakit.

Warga yang dirawat inap masing-masing di Puskesmas Wangon 18 orang, Puskesmas Jatilawang 8 orang, RSUD Ajibarang 6 orang, dan Rumah Sakit An Nikmah 4 orang.

Husein mengatakan, awalnya pada Sabtu siang terdata 20 orang yang diare.

Sebanyak tujuh orang langsung dirawat dan diinfus di Puskesmas Wangon 1.

Baca juga: 80 Siswa Sekolah Polisi Lampung Keracunan Makanan Sarapan Pagi

Namun setelah didata, jumlah korban terus bertambah.

"Sebagian besar hanya rawat jalan, yaitu di polindes 90 orang, klinik swasta 14 orang, dan Puskesmas Wangon 56 orang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Husein.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video 'Hancurkan Risma' Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video "Hancurkan Risma" Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Regional
Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Regional
Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Regional
6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

Regional
Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Regional
Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
Pilkada di Klaten dan Boyolali Jadi Perhatian Khusus Polda Jateng

Pilkada di Klaten dan Boyolali Jadi Perhatian Khusus Polda Jateng

Regional
20 Pencuri Spesialis Motor Matik di DIY Dibekuk Polisi, 3 Residivis

20 Pencuri Spesialis Motor Matik di DIY Dibekuk Polisi, 3 Residivis

Regional
Dua Warga Gunungkidul Kaget Tagihan Listrik Melonjak hingga Puluhan Juta

Dua Warga Gunungkidul Kaget Tagihan Listrik Melonjak hingga Puluhan Juta

Regional
Sanksi Berat Gubernur pada Kepala Bappekab Jember, Plt Bupati Berharap Lebih Ringan

Sanksi Berat Gubernur pada Kepala Bappekab Jember, Plt Bupati Berharap Lebih Ringan

Regional
Kata BPPTKG soal Muncul Asap di 2 Titik Gunung Merapi

Kata BPPTKG soal Muncul Asap di 2 Titik Gunung Merapi

Regional
Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya Ucapkan Ulang Tahun kepada Istri Pakai Baliho, Keluarkan Biaya Rp 25 Juta

Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya Ucapkan Ulang Tahun kepada Istri Pakai Baliho, Keluarkan Biaya Rp 25 Juta

Regional
Cerita Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Cuci Tangan, Jasadnya Ditemukan 18 Jam Kemudian

Cerita Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Cuci Tangan, Jasadnya Ditemukan 18 Jam Kemudian

Regional
Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 1 Miliar, 4 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 1 Miliar, 4 Orang Ditangkap

Regional
Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X