4 Kisah Warga Tinggal di Tempat Tak Lazim, 10 Tahun Hidup di Goa hingga Huni WC Sekolah

Kompas.com - 08/02/2020, 06:30 WIB
La Udu warga Kota Bauba, Sulawesi Tenggara, tinggal sebatangkara di dalam goa di tepi pantai selama sepuluh tahun. Ia tidur disela-sela bebatuan yang sempit. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKELa Udu warga Kota Bauba, Sulawesi Tenggara, tinggal sebatangkara di dalam goa di tepi pantai selama sepuluh tahun. Ia tidur disela-sela bebatuan yang sempit.

KOMPAS.com- Rumah menjadi tempat tinggal untuk bernaung dan berlindung.

Namun beberapa orang di Indonesia masih ditemukan tinggal di tempat tak lazim seperti goa, pos ronda hingga toilet.

Mereka pun harus menghadapi berbagai risiko, seperti fenomena alam hingga jangkitan penyakit.

Kompas.com merangkum beberapa kasus warga yang pernah tinggal di tempat tak lazim seperti berikut ini:

Baca juga: Hujan Deras, Rumah Warga di Jember Terendam Banjir

1. 10 tahun tinggal di goa

La Udu memasak tak jauh dari sampannya yang digunakan setiap harinya untuk mencari ikan di laut. Lokasi tempat memasak La Udu di dalam gua, Selasa (4/2/2020).DEFRIATNO NEKE La Udu memasak tak jauh dari sampannya yang digunakan setiap harinya untuk mencari ikan di laut. Lokasi tempat memasak La Udu di dalam gua, Selasa (4/2/2020).
La Udu (50) sudah 10 tahun tinggal di dalam gua di tepi pantai di Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Tinggal di bawah tebing, beralaskan kayu bekas perahu, La Udu sering merasa kedinginan.

"Kalau malam dingin sekali. Takut (sendiri), tapi mau bagaimana lagi. Kalau air laut pasang, saya masuk ke dalam lagi,” ujar La Udu saat ditemui di kediamannya, Senin (3/2/2020).

Dia setiap hari makan ubi, kasoami dan mencari ikan untuk dijual.

Kehidupan ini dia pilih karena tidak mau merepotkan orang lain.

Keberadaannya kemudian dilaporkan kepada kepolisian setempat hingga akhirnya La Udu diajak berdialog.

Dia kemudian diberi tempat sementara di salah satu kios Terminal Baubau.

Pemerintah daerah juga menjanjikan pada La Udu untuk membangunkan sebuah rumah baru.

"Di sini (di lapak) sudah senang. Saya tidak mau kembali lagi ke goa. Kalau sudah ada rumah saya akan tidur di rumah,” ujarnya.

Baca juga: Penampakan Goa Tempat Tinggal La Udu Selama 10 Tahun

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai PN Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai PN Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Regional
Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Regional
Seorang Dokter Cuit di Twitter Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Reaksi Pemkot

Seorang Dokter Cuit di Twitter Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Reaksi Pemkot

Regional
Jadi Korban Kawanan Begal, Pemilik Yacht Asal Australia Pencet Tanda Sinyal Kapal Karam, Ini Ceritanya

Jadi Korban Kawanan Begal, Pemilik Yacht Asal Australia Pencet Tanda Sinyal Kapal Karam, Ini Ceritanya

Regional
Tiga Bulan Usai Istrinya Meninggal, Petani Setubuhi Anak Kandung hingga Lahirkan Bayi

Tiga Bulan Usai Istrinya Meninggal, Petani Setubuhi Anak Kandung hingga Lahirkan Bayi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X