Efek Virus Corona, Harga Bawang Putih di Jatim Capai Rp 46.000 per Kilogram

Kompas.com - 06/02/2020, 17:56 WIB
Pedagang membersihkan bawang putih di salah satu toko di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (5/2/2020). Kenaikan harga bawang putih terjadi karena pasokan bawang putih impor dari negara pemasoknya, China berkurang. KOMPAS.com/M ZAENUDDINPedagang membersihkan bawang putih di salah satu toko di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (5/2/2020). Kenaikan harga bawang putih terjadi karena pasokan bawang putih impor dari negara pemasoknya, China berkurang.

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur mencatat kenaikan signifikan harga bawang putih dari Rp 28.000 per kilogram menjadi Rp 46.000 sejak Selasa (4/2/2020).

"Kenaikan harga bawang putih sebenarnya terpantau sejak Januari 2020, namun kenaikan signifikan terjadi sejak 4 Februari yakni Rp 46.000 per kilogram," kata Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Jawa Timur, Drajat Irawan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/2/2020).

Baca juga: Asosiasi Pedagang Minta Pemerintah Impor Bawang Putih dari Luar China

Provinsi Jawa Timur membutuhkan 62.000 ton pasokan bawang putih dalam setahun. Untuk menutupi kebutuhan itu, pemerintah provinsi mengimpor bawah putih dari China.

"2019, Jatim impor dari China, termasuk provinsi lain di Indonesia," kata dia.

Pemprov Jatim harus memutar otak memenuhi kebutuhan bawang putih. Apalagi, pemerintah menutup impor dari China karena kasus virus corona.

Drajat akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Jawa Timur untuk menghitung potensi pasokan bawang putih lokal.

"Sentra produksi bawang putih di Jatim tersebar di sejumlah daerah seperti Banyuwangi, Bondowoso, Malang, Batu dan Probolinggo," kata Drajat.

Hingga saat ini, Pemprov Jatim belum menemukan solusi untuk menekan harga bawang putih.

Pemprov Jatim masih menunggu rapat koordinasi Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan terkait rekomendasi impor bawang putih.

Kenaikan harga bawang putih juga terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia. Harga bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, naik menjadi Rp 42.000 per kilogram sejak Senin (3/2/2020).

Baca juga: Wabah Virus Corona, Wishnutama Ragu Wisatawan Domestik Bisa Tutupi Kurangnya Angka Turis China ke Indonesia

Kepala Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun mengatakan, kenaikan harga bawang putih terjadi karena pasokan bawang putih impor dari China berkurang. Pembatasan impor bawang putih dari China diduga karena efek penyebaran virus corona.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X