Polisikan Warga yang Menghina di Facebook, Risma Dilaporkan ke Ombudsman

Kompas.com - 05/02/2020, 19:40 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, sempat dilaporkan ke Ombudsman Jawa Timur karena telah melaporkan netizen bernama Zikria Dzatil ke polisi.

Risma dianggap memanfaatkan fasilitas negara dalam pelaporan itu.

Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Timur, Agus Widiyarta membenarkan ada laporan masuk ke meja kerjanya tentang hal tersebut.

Namun, dia enggan menyebut atas nama siapa laporan tersebut karena dia harus menjaga privasi pelapornya.

Baca juga: Proses Hukum Pemilik Akun Penghina Risma Tetap Dilanjutkan Meski Dimaafkan

"Maaf saya tidak bisa menyebut siapa pelapornya," kata Agus, saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (5/2/2020).

Secara umum, laporan tertulis tersebut berisikan Risma dinilai menyalahgunakan wewenang sebagai wali kota Surabaya dalam melaporkan akun Facebok yang disebut menghinanya secara pribadi.

Dalam laporan juga disertakan dasar hukum pasal penghinaan pejabat negara telah dihapus sebagaimana Keputusan Mahkamah Konstitusi 31/PUU-XIII/2015 tentang judicial review Pasal 319.

Surat tersebut juga melaporkan Polrestabes Surabaya yang disebut tidak memiliki dasar hukum dalam menangkap Zikria Dzatil, pemilik akun Facebook yang disebut menghina Risma di media sosial.

Namun, kata Agus, berdasarkan kajian pihaknya secara materiil maupun formil, Ombudsman Jawa Timur memutuskan tidak menindaklanjuti laporan.

"Kami tidak bisa menindaklanjuti laporan karena pelapor bukan sebagai korban langsung dari pelayanan publik," ujar dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

McDonald's Kuta Beach Tutup, Pengelola: Terima Kasih 20 Tahun Mengukir Cerita bersama Kami

McDonald's Kuta Beach Tutup, Pengelola: Terima Kasih 20 Tahun Mengukir Cerita bersama Kami

Regional
Hasil Bumi Melimpah di Tengah Pandemi, Warga Bukit Menoreh Gelar Syukuran

Hasil Bumi Melimpah di Tengah Pandemi, Warga Bukit Menoreh Gelar Syukuran

Regional
Calon Bupati Petahana di Pilkada Bangka Tengah Dilarikan ke RS

Calon Bupati Petahana di Pilkada Bangka Tengah Dilarikan ke RS

Regional
Diduga Korupsi Dana Bos Rp 153 Juta, Mantan Kepala SD di NTT Ditahan

Diduga Korupsi Dana Bos Rp 153 Juta, Mantan Kepala SD di NTT Ditahan

Regional
Tukang Becak Positif Covid-19 di Tegal Keluyuran Bawa Penumpang, Desakan Ekonomi hingga Dibantu Warga

Tukang Becak Positif Covid-19 di Tegal Keluyuran Bawa Penumpang, Desakan Ekonomi hingga Dibantu Warga

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, RSUD Rasidin Padang Tambah Tempat Tidur

Kasus Covid-19 Bertambah, RSUD Rasidin Padang Tambah Tempat Tidur

Regional
Begini Strategi Kampanye Medsos 3 Calon di Pilkada Karawang

Begini Strategi Kampanye Medsos 3 Calon di Pilkada Karawang

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, Pekerja EO Beralih Jadi Perajin Kulit

Bertahan di Tengah Pandemi, Pekerja EO Beralih Jadi Perajin Kulit

Regional
1 Kontainer Sepatu Olahraga untuk Ekspor ke AS Dibawa Kabur Sopir

1 Kontainer Sepatu Olahraga untuk Ekspor ke AS Dibawa Kabur Sopir

Regional
TNI-Polri Gagalkan Penyelundupan BBM di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

TNI-Polri Gagalkan Penyelundupan BBM di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Regional
Agusliadi, Komisioner KPU Bantaeng yang Pernah Jadi Tukang Las

Agusliadi, Komisioner KPU Bantaeng yang Pernah Jadi Tukang Las

Regional
'Jika Kiai Sepuh Saja Dipermainkan, apalagi Nanti kalau Diberi Kekuasaan'

"Jika Kiai Sepuh Saja Dipermainkan, apalagi Nanti kalau Diberi Kekuasaan"

Regional
Diduga Depresi Setelah Membuat Adiknya Menangis, Remaja 14 Tahun Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi Setelah Membuat Adiknya Menangis, Remaja 14 Tahun Tewas Gantung Diri

Regional
Ibu-ibu Nekat Buka Baju Menghadang Alat Berat yang Menggusur Lahan

Ibu-ibu Nekat Buka Baju Menghadang Alat Berat yang Menggusur Lahan

Regional
Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan dalam Keadaan Berpelukan

Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan dalam Keadaan Berpelukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X