Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karangan Bunga Dukacita Mewarnai Lokasi Pemakaman Gus Sholah

Kompas.com - 03/02/2020, 11:18 WIB
Moh. Syafií,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

JOMBANG, KOMPAS.com - Sejumlah karangan bunga mulai terpasang di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (3/2/2020) pagi.

Karangan bunga itu sebagai penghormatan dan tanda dukacita atas wafatnya KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.

Sebelumnya, Gus Sholah tutup usia pada Minggu malam.

Baca juga: Posisi Makam Gus Sholah di Tebuireng Sesuai Permintaan Semasa Hidup

Pantauan Kompas.com, belasan karangan bunga tampak dipasang berderet di pagar luar Pesantren dengan posisi menghadap ke jalan raya.

Dari sekian banyak karangan bunga, tampak karangan bunga atas nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Karangan bunga berisi ungkapan belasungkawa dari Anies terpasang di sisi selatan dan menempel pada pagar kompleks Pesantren.

Baca juga: Selama Pemakaman Gus Sholah, Akses Peziarah ke Makam Gus Dur Akan Dibatasi

Kepala Pondok Pesantren Tebuireng Iskandar mengungkapkan, pihaknya tidak membatasi datangnya karangan bunga yang dikirimkan sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum Gus Sholah.

"Prinsipnya, dari siapa pun kami persilakan," kata Iskandar saat dikonfirmasi.

Selain karangan bunga dari Anies, tampak pula karangan bunga dari Kepala Bulog Budi Waseso, serta Wali Kota Surabaya Tri Risma Maharani.

Karangan bunga dari Risma berada pada deretan utara, berdekatan dengan pintu masuk Pesantren Tebuireng.

Gus Sholah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

Gus Sholah akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Lokasi makam untuk Gus Sholah berada pada sisi barat sebelah utara kompleks makam Ponpes Tebuireng.

Posisinya berjarak sekitar 3 meter dari makam kakak kandungnya, Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com