Ayah, Kakak, dan Sepupu yang Perkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun Dijatuhi Sanksi Adat

Kompas.com - 31/01/2020, 09:52 WIB
Tokoh adat dan kepolisian Mamasa jatuhkan sanksi ganda bagi 3 pelaku perkosaan yang dilakukan Ayah, Kakak, dan Sepupu terhadap remaja wanita berusia 15 tahun. KOMPAS.COM/JUNAEDITokoh adat dan kepolisian Mamasa jatuhkan sanksi ganda bagi 3 pelaku perkosaan yang dilakukan Ayah, Kakak, dan Sepupu terhadap remaja wanita berusia 15 tahun.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Selain mendapat sanksi pidana, tiga pelaku perkosaan yang melibatkan seorang ayah, kakak, dan sepupu terhadap remaja wanita berinisial I (15) di Mamasa, Sulawesi Barat, juga akan mendapatkan sanksi adat.

Para tokoh adat di Mamasa sepakat menggelar musyawarah adat bersama dengan pemerintah setempat untuk menjatuhkan sanksi adat kepada para pelaku, Kamis (30/1/2020).

Para tokoh adat menilai, tindakan asusila yang dilakuan oleh ketiga pelaku selama bertahun-tahun hingga korban mengalami trauma, dianggap adalah perbuatan hina dan pelanggaran berat terhadap hukum adat.

Baca juga: Remaja Wanita di Mamasa Diperkosa Ayah, Kakak, dan Sepupu Sejak Kelas 6 SD

Salah satu tokoh adat Maurids Genggong mengatakan, ketiga pelaku berinisial MK (60), DM (22), dan DA (22), dinilai telah mencoreng wajah masyarakat Mamasa yang selama ini dikenal teguh mepertahankan adat, tradisi, dan agama.

Para tokoh adat menilai pemberian hukum adat akan membersihkan kampung mereka dari segala ancaman dan bala bencana akibat perbuatan yang dilakukan para pelaku.

“Pertemuan para tokoh adat dan aparat pemerintah setempat sepakat akan menjatuhkan sanksi adat demi kebaikan bersama. Nantinya karena para pelaku dan korban adalah satu keluarga yang tak terpisahkan, tentu akan kami beri pemahaman lebih dulu,” ujar Maurids Genggong saat dihubungi, Jumat (31/1/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para tokoh adat meminta para pelaku dan sanak keluarganya untuk mematuhi hukuman adat.

Dalam tradis adat Mamasa, setiap orang yang melakukan pelanggaran menurut hukum adat akan dikenai sanksi adat sesuai ketentuan.

 

Jenis hukum adat yang akan dijatuhkan kepada para pelaku akan disampaikan langsung di hadapan keluarga pelaku dan korban.

Mereka akan dihadirkan pada pertemuan adat yang dijadwalkan akan dilaksanankan dalam waktu dekat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X