Dampak Virus Corona pada Pariwisata di Sejumlah Daerah di Indonesia, Bali Zoo hingga Borobudur

Kompas.com - 31/01/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi wisatawan ShutterstockIlustrasi wisatawan

KOMPAS.com- Virus corona yang disebut-sebut bersumber dari Kota Wuhan, China berdampak pada kondisi pariwisata di Indonesia.

Beberapa wisatawan China membatalkan perjalanan mereka usai merebaknya virus tersebut.

Berikut rangkuman fakta kondisi sejumlah tempat wisata di beberapa daerah di Indonesia pascamerebaknya virus corona:

Baca juga: Virus Corona Menginfeksi 7.711 Orang, WHO Peringatkan Dunia Ambil Tindakan

1. Bali Zoo

Wisatawan berfoto dengan Rusa di Bali Zoo, Rabu (29/1/2020).KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN Wisatawan berfoto dengan Rusa di Bali Zoo, Rabu (29/1/2020).

Jumlah kunjungan wisatawan China di Bali Zoo, Sukawati, Gianyar, Bali menurun pascamerebaknya virus corona.

Penurunan jumlah wisatawan mencapai 25 persen.

"Sekarang kita rasakan khusus untuk tamu China ada penurunan. Tapi wisatawan asing lainnya normal. Tapi ada indikasi sedikit menurun," ungkap Sales dan Marketing Manager Bali Zoo, Agus Setiawan, Rabu (29/1/2020).

Pada momentum imlek, kunjungan wisatawan China ke Bali Zoo yang awalnya 2.000 orang kini turun menjadi 1.600 orang.

Sedangkan pada hari biasanya jumlah wisatawan China yang berkunjung ke Bali Zoo dapat mencapai 200 sampai 300 orang.

Menurut data Dinas Pariwisata Bali, sekitar 9.000 wisatawan China membatalkan kunjungannya ke Bali.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X