Kompas.com - 28/01/2020, 21:43 WIB
Bupati Mojokerto Nonaktif, Mustofa Kamal Pasa usai sidang tuntutan di pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (28/12/2018) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALBupati Mojokerto Nonaktif, Mustofa Kamal Pasa usai sidang tuntutan di pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (28/12/2018)

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian pemeriksaan di Mapolres Mojokerto Kota, Jawa Timur, terkait kasus tindak pidana pencucian uang yang menjerat mantan Bupati Mojokerto Musthofa Kamal Pasa.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto mengungkapkan, pada pekan ini, pihaknya meminjamkan salah satu tempat di lantai 2 Mapolres Mojokerto Kota kepada penyidik KPK.

"Untuk minggu ini, izin pemakaian (tempat untuk pemeriksaan) mulai dari tanggal 28 sampai 31 Januari," ujar dia saat dikonfirmasi Kompas.com di Mapolres Mojokerto Kota, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Sepanjang hari ini, sejumlah orang mendatangi Mapolres Mojokerto Kota dan naik ke lantai 2 yang menjadi tempat penyidik KPK.

Berdasarkan pantauan, sebagian besar orang yang memenuhi panggilan penyidik KPK merupakan pihak di luar unsur pejabat pemerintah.

Baca juga: Mantan Ketua KPU Mojokerto dan Mantan Pejabat PUPR Diperiksa KPK

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumari, salah satu orang yang datang karena dipanggil penyidik KPK, mengaku dipanggil karena terindikasi pernah menjual tanahnya kepada MKP.

Dia mengaku pernah menjual tanah ukuran 3.000 meter persegi kepada seseorang. Namun tanpa dia ketahui, tanah tersebut menjadi aset dari MKP setelah dia lepas ke pembeli.

"Saya sebenarnya tidak tahu kalau tanah saya ternyata dibeli Pak MKP. Dipanggil karena soal tanah, saya berani datang karena merasa tidak pernah menjual ke Pak MKP," kata Sumari saat turun dari Lantai 2 Mapolres Mojokerto Kota.

Baca juga: Kisah Mahasiswa Aceh Terisolasi Virus Corona Wuhan, Uang Rp 50 Juta pun Tak Cukup...

Sosok lain yang nampak datang atas panggilan penyidik KPK, yakni Heri Susanto. Namun, mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto itu enggan memberi keterangan saat dikonfirmasi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.