Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Kompas.com - 26/01/2020, 07:00 WIB
Kepolisian Ditpolairud Polres Bengkalis menemukan pelampung di laut yang diduga milik korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (24/1/2020). Dok. Polda RiauKepolisian Ditpolairud Polres Bengkalis menemukan pelampung di laut yang diduga milik korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (24/1/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kapal pompong yang mengangkut 20 penumpang tenggelam di Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (21/1/2020).

Kapal yang mengangkut rombongan TKI ilegal itu tenggelam setelah dihempas gelombang tinggi, akibat cuaca buruk.

Saat kejadian itu, beruntung ada kapal nelayan yang sedang melintas di perairan tersebut.


Sehingga sebagian korban kapal tenggelam berhasil diselamatkan.

Mendapat laporan itu, Polairud Polres Bengkalis dan Basarnas Pekanbaru terjunkan tim untuk melakukan pencarian. Sebab, ada 9 penumpang yang hingga saat ini belum ditemukan.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Kapal tenggelam dihempas gelombang

Kapal tenggelam.Thinkstock Kapal tenggelam.

Sebuah kapal pompong kayu itu diketahui berangkat dari Sungai Pangkalan Buah, Kecamatan Rupat, sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapal tersebut sedikitnya mengangkut 20 orang, terdiri dari 18 orang TKI ilegal dan 2 orang tekong.

Belasan TKI ilegal itu rencananya akan diselundupkan ke Malaysia oleh agen penyalur tak bertanggung jawab.

Namun karena ombak saat itu cukup tinggi, kapal yang ditumpangi tersebut diterjang ombak sehingga tenggelam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Ini Tega Bunuh Anaknya Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Ini Tega Bunuh Anaknya Berusia 3 Tahun

Regional
Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Regional
Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X