Direndam Banjir, Sawah di Samarinda bagai Danau, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 17/01/2020, 18:32 WIB
Sawah warga Dusun Kiri Rejo, Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara sejak pekan lalu bagai danau. Ketinggian air mencapai 1-2 meter, Jumat (17/1/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONSawah warga Dusun Kiri Rejo, Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara sejak pekan lalu bagai danau. Ketinggian air mencapai 1-2 meter, Jumat (17/1/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Banjir besar yang melanda Kota Samarinda, Kalimantan Timur,  sepekan belakangan merendam padi dan membuat petani di Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, gagal panen.

Hal itu menyebabkan para petani rugi ratusan juta rupiah. 

Selama sepekan sawah seluas 300 hektar direndam banjir dengan ketinggian air sekitar 1-2 meter. Padi yang sudah berumur dua bulan tak lagi kelihatan.

Pantauan Kompas.com di lokasi, areal persawahan bagai danau. Terlihat hanya daun padi yang kelihatan ujung, Jumat (17/1/2020).


Ketua Kelompok Tani Panca Usaha Ngadimin (82) mengatakan, sebagian besar kelompok tani sudah menanam padi.

Ada yang baru menyemai, ada pula yang baru mengolah.

Namun, hujan deras membuat di Bendungan Benanga meluap menggenangi sawah warga.

Baca juga: Di Balik Banjir Surabaya, Ada Ratusan Petugas Berjasa Atasi Banjir dalam Hitungan Jam

Jarak bendungan dan sawah berkisar dua kilometer.

Irigasi untuk persawahan di lokasi itu mendapat aliran air dari Bendungan Benanga.

"Kami tidak berbuat apa-apa selain pasrah," ungkap Ngadimin saat ditemui di lokasi, Jumat siang.

Dia mengatakan, padi yang sudah ditanam dipastikan membusuk karena genangan sudah terlalu lama.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X