Dramatis, Evakuasi Pemancing Terseret Ombak, Jasad Ditemukan di Goa Tepi Laut

Kompas.com - 17/01/2020, 10:17 WIB
Anggota Basarnas dan tim gabungan mengevakuasi jasad korban terseret ombak di Pantai Gola Lawa, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.COM/DOK BASARNAS POS SAR CILACAPAnggota Basarnas dan tim gabungan mengevakuasi jasad korban terseret ombak di Pantai Gola Lawa, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (16/1/2020).

 

KEBUMEN, KOMPAS.com - Seorang pemuda yang dilaporkan hilang terseret ombak saat sedang memancing di Pantai Goa Lawa, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, ditemukan tewas.

Korban atas nama Dariman (31), warga Desa Banjarharjo, Kecamatan Ayah, Kebumen ditemukan Kamis (16/1/2020) petang di dalam goa.

Namun, karena sulitnya medan, jasad korban baru dapat dievakuasi Jumat (17/1/2020) pagi.

Baca juga: Wisatawan Asal Bogor Tewas Setelah Terseret Ombak Laut Selatan di Sukabumi

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap Mulwahyono mengatakan, evakuasi korban menemui kendala karena kedalaman tebing mencapai 150 meter dan banyak karang di tepi laut.

"Proses evakuasi korban selama tiga jam di mulai pukul 05.30 WIB dengan cara lifting (naik menggunakan tali ) dan lowering (turun menggunakan tali). Saat naik korban didampingi satu rescuer," kata Mul saat dihubungi, Jumat.

Mul mengatakan, akses turun ke lokasi penemuan jasad harus menggunakan tali pengaman. Pengangkatan jenazah harus didampingi rescuer untuk membuka jalan saat penarikan jenazah.

Baca juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Hilang Terseret Ombak di Pantai Watu Leter

Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama rekannya, Wahyudi (36) memancing di atas batu karang, Rabu (15/1/2020).

"Korban bersama temannya sedang memancing di batu karang, tiba-tiba ada ombak besar. Keduanya jatuh ke laut, namun satu temannya berhasil menyelamatkan diri. Kejadian sekitar pukul 14.45 WIB," ujar Tugiman.

Melihat Dariman alias Supriyadi tidak bisa menepi, kata Tugiman, Wahyudi berinisiatif mencari tali atau pelampung. Namun saat kembali ke lokasi, korban sudah tidak terlihat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X