Wisatawan Asal Bogor Tewas Setelah Terseret Ombak Laut Selatan di Sukabumi

Kompas.com - 01/01/2020, 15:19 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang wisatawan asal Bogor, Abdul Rohim (32) dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus ombak laut selatan di Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (1/1/2020).

Berdasarkan informasi Forum Koordinasi Search and Rescue Daerah (FKSD) Sukabumi, peristiwa itu terjadi di Pantai Katapang Condong Palabuhanratu sekitar pukul 08.30 WIB.

Saat itu, Abdul Rohim bersama istrinya Leni (25) dan seorang kerabat, Ragil (17), bermain kotak papan kecil terbuat karet di atas gelombang air laut. 

Baca juga: Dua Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Waduk Cirata Jangari

Namun, tiba-tiba ketiganya terlihat terseret gelombang laut hingga ke tengah. Melihat ada wisatawan digulung ombak, anggota Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu langsung berupaya menyelamatkan.

''Ketiganya berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke pantai oleh anggota Balawista yang siaga tidak jauh dari tempat kejadian,'' kata Koordinator FKSD Sukabumi Okih Fajri saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Rabu siang.

Okih menuturkan, begitu sampai di pantai ketiganya langsung diberikan pertolongan pertama.

Namun, kondisi Rohim dan Leni sudah lemah karena banyak kemasukan air. Akhirnya mereka dipindahkan ke RSUD Palabuhanratu.

''Suaminya saat diperiksa tim medis sudah meninggal,'' tutur dia. 

Sedangkan sang istri, saat ini langsung mendapatkan penanganan tim medis di IGD RSUD Palabuhanratu. 

''Saat ini istrinya dalam proses pemulihan, sedangkan satu korban lainnya dalam kondisi baik,'' tutur Okih.

Baca juga: Dua Hari Dicari SAR, Santri yang Tenggelam Usai Outbond Ditemukan Tewas di Titik Dia Hilang

Abdul Rohim dan Leni tercatat sebagai warga Kota Baru RT 001/RW 010 Kecamatan Ciomas, Bogor, Jawa Barat.

Sedangkan, Ragil merupakan warga Kampung Pancasan RT 01/RW 06 Pasir Jaya, Bogor Barat.

Okih mengimbau kepada para wisatawan yang akan berekreasi di sepanjang pantai Sukabumi untuk mengikuti dan menaati rambu-rambu yang sudah dipasang sepanjang pantai.

''Di sepanjang pantai sudah dipasang bendera merah untuk daerah dilarang berenang dan spanduk imbauan agar para pengunjung berhati-hati,'' kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Regional
Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Regional
Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Regional
Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Regional
Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, Apalagi Dilakukan Pemimpin

Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, Apalagi Dilakukan Pemimpin

Regional
Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Regional
Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Regional
TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

Regional
Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Regional
Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Regional
Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Regional
KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

Regional
Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Regional
9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X