Update Pasangan Pengantin Baru Tewas di Manado: 6 Saksi Diperiksa, Luka Tusuk di Leher dan Dada

Kompas.com - 14/01/2020, 18:40 WIB
Jasad kedua korban saat dimasukan ke dalam ruang jenazah di RS Bhayangkara Manado, Sabtu (11/1/2020) pukul 19.46 WITA KOMPAS.con/SKIVO MARCELINO MANDEYJasad kedua korban saat dimasukan ke dalam ruang jenazah di RS Bhayangkara Manado, Sabtu (11/1/2020) pukul 19.46 WITA

MANADO, KOMPAS.com - Polresta Manado telah memeriksa enam saksi terkait tewasnya pasangan suami istri di Manado, Sulawesi Utara, Gung Akbar (26) dan istrinya, Rosna Sartika Kandong (27).

Pasangan ini ditemukan tewas di kamar indekos di Kelurahan Komo Luar, Lingkungan II, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sabtu (11/1/2020).

"Terkait kasus tersebut, polisi sudah memeriksa enam saksi, di antaranya penjaga kos, karyawan teman kerjanya korban perempuan yang di Richeese, juga ada saksi yang sempat nginap satu malam di situ. Kemudian ada penjual di sekitar kos-kosan situ," kata Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan saat dihubungi, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Misteri Kematian Pengantin Baru di Kamar Kos, Terkunci dari Dalam hingga Keluarga Sebut Bunuh Diri

Ia menambahkan, polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, semua pintu dikunci dari dalam.

Menurut dia, sejauh ini belum ada temuan orang luar.

"Kami masih menduga kasus ini hanya dua orang itu saja," kata dia.

Ia menegaskan, tewasnya pengantin baru tersebut belum bisa disimpulkan.

Polisi juga sudah melakukan otopsi jasad kedua korban.

Dari hasil otopsi, kematian pasangan pengantin baru itu akibat beberapa luka tusukan di bagian tubuh yang vital.

Di tubuh laki-laki didapati luka tusukan di bagian dada sebelah kiri yang menembus jantung.

Sedangkan pada perempuan, ada sekitar 14 luka. Namun, yang paling fatal dan menyebabkan kematian itu adalah luka tusukan di sebelah leher bagian kanan yang menembus saluran pernapasan.

"Di tubuh perempuan juga ada luka tusuk yang menembus di bagian paru-paru," ujar Tommy.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Regional
Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Regional
Cerita Warga Tak Tahu Mesin ADM, Padahal Bisa Cetak e-KTP dan KK Tanpa Antre

Cerita Warga Tak Tahu Mesin ADM, Padahal Bisa Cetak e-KTP dan KK Tanpa Antre

Regional
Kasus Guru Ngaji Cabuli 2 Santri, Pimpinan Pesantren: Dia Bukan Ustaz, tapi Teknisi

Kasus Guru Ngaji Cabuli 2 Santri, Pimpinan Pesantren: Dia Bukan Ustaz, tapi Teknisi

Regional
Penculik Siswi SMA yang Kabur Saat Diperiksa Polisi Akhirnya Ditangkap

Penculik Siswi SMA yang Kabur Saat Diperiksa Polisi Akhirnya Ditangkap

Regional
Jurnalis Mongabay Asal AS Ditahan di Palangkaraya karena Penyalahgunaan Izin Tinggal

Jurnalis Mongabay Asal AS Ditahan di Palangkaraya karena Penyalahgunaan Izin Tinggal

Regional
Soal Iuran bagi Non-Pribumi, Ketua DPRD Surabaya: Aturannya Sudah Dicabut

Soal Iuran bagi Non-Pribumi, Ketua DPRD Surabaya: Aturannya Sudah Dicabut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X