KRL Alami Gangguan di Antara Stasiun Rangkasbitung-Citeras, Penumpang Tertahan Satu Jam

Kompas.com - 14/01/2020, 16:10 WIB
KRL Commuterline tujuan Tanah Abang gangguan dan berhenti di tengah jalan antara Stasiun Rangkasbitung - Stasiun Citeras, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINKRL Commuterline tujuan Tanah Abang gangguan dan berhenti di tengah jalan antara Stasiun Rangkasbitung - Stasiun Citeras, Selasa (14/1/2020).

LEBAK, KOMPAS.com - Kereta rel listrik (KRL) Commuterline tujuan Tanah Abang sempat mengalami gangguan, akibatnya kereta berhenti di tengah perjalanan antara stasiun Rangkasbitung - Citeras.

Kereta dilaporkan mengalami gangguan pukul 12.10 WIB, dan penumpang yang berada di rangkaian kereta tersebut baru dievakuasi satu jam kemudian. 

Baca juga: Viral Video Penumpang Merokok di KRL, PT KCI Sebut Itu Terjadi di Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

"Pengguna KRL KA 2017 telah dipindahkan dari lokasi dan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KA 2023 (Rangkasbitung - Tanah Abang) pada pukul 13.23 WIB," kata VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia, Anne Purba kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/1/2020).

Anne mengatakan saat ini kendala operasional kereta tersebut sedang dalam penanganan petugas dari PT KCI maupun PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta.

Terkait kendalanya, belum diketahui.

Baca juga: KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

Rekayasa operasional

Akibat dari gangguan tersebut, KRL Commuterline rute Rangkasbitung - Tanah Abang harus dilayani bergantian menggunakan satu jalur.

Perjalanan KRL, kata Anne, dilakukan rekayasa operasi dengan mengatur sebagian kereta hanya sampai Stasiun Citeras, sebagian tetap menuju Rangkasbitung.

Kendati terdapat antrian kereta menuju Stasiun Rangkasbitung untuk sementara waktu, namun, kata Anne, operasional dan layanan KRL di Stasiun Rangkasbitung dan Citeras masih dapat berjalan.

Baca juga: Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Adapun, untuk perjalanan KRL lintas Maja hingga Tanah Abang, dikatakan Anne, masih terpantau normal, kecuali untuk kereta dengan tujuan akhir maupun pemberangkatan Rangkasbitung.

"PT Kereta Commuter Indonesia memohon maaf atas kendala operasional KRL KA 2017 tersebut," kata Anne.

Baca juga: KCI Ajak Komunitas Lebih Garang Lawan Pelecehan Seksual di KRL



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Regional
Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Regional
Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Regional
Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Regional
Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Regional
4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X