Kompas.com - 09/01/2020, 18:39 WIB
Banjir bandang terjadi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan akibat diguyur hujan deras yang terjadi sejak dini hari tadi, Kamis (9/1/2020).Akibat kejadian tersebut 12 unit rumah dan tiga orang warga sempat dilaporkan hanyut terbawa banjir. HANDOUT/BPBD SUMSELBanjir bandang terjadi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan akibat diguyur hujan deras yang terjadi sejak dini hari tadi, Kamis (9/1/2020).Akibat kejadian tersebut 12 unit rumah dan tiga orang warga sempat dilaporkan hanyut terbawa banjir.

LAHAT, KOMPAS.com - Sebanyak tiga warga di Kecamatan Gunung Kembang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, yang sempat hanyut terbawa arus banjir bandang ditemukan dalam kondisi selamat setelah tersangkut di pohon.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat Marjono mengatakan, selain tiga warga terbawa arus, sebanyak 12 rumah juga ikut hanyut terbawa banjir di Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur.

"Untuk yang hanyut ditemukan sehat dan sudah dibawa pulang keluarga. Untuk rumah yang terendam ada 55 di Desa Ngalam Baru," kata dia, Kamis (9/1/2020).

Baca juga: 8 Rumah dan Satu Warga Dilaporkan Hanyut Terseret Banjir Bandang Lahat

Sedangkan di Gunung Kembang, kata dia, terdapat ratusan rumah terendam dan 12 rumah hanyut.

Marjono mengungkapkan, ada dua lokasi banjir bandang yakni di Kecamatan Kikim Timur dan Kecamatan Gumay Talang.

Dari dua lokasi tersebut, Kecamatan Kikim Timur mengalami kondisi yang paling parah akibat diterjang banjir.

"Untuk di Kecamatan Gumay Talang kondisi jalan sudah beralngsung normal dan bisa dilalui. Kalau akses jalan Lahat-Pagaralam masih tertutup longsor" ujarnya.

Baca juga: Banjir Bandang Lahat Sebabkan Tanah Longsor, Akses Jalan Putus, 1 Unit Mobil Tertimbun

Dia menambahkan, kondisi curah hujan di Kabupaten Lahat telah berhenti dan sebagian warga telah pulang ke rumah untuk membersihkan sisa-sisa banjir.

"Warga sudah diperbolehkan pulang dan membersihkan rumah diimbau tetap waspada," ujarnya.

Pihaknya juga mempunyai alat untuk mendeteksi banjir yang suatu waktu dapat kembali terjadi.

"Di Gunung Kembang ada alat deteksi banjir, jika air naik ada bunyi sirine, jadi warga sudah bisa siap-siap. Sekarang sudah berangsur surut, jalan sebagian sudah bisa dilewati," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.