Kompas.com - 08/01/2020, 14:43 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Anak komedian Sule, Rizky Febian, melaporkan kejanggalan kematian ibundanya, Lina Jubaedah ke Polrestabes Bandung, Senin (6/1/2020) kemarin.

Lina adalah mantan istri komedian Sule, sementara Rizky Febian adalah anak pertama pasangan tersebut. Lina dan Sule bercerai pada 2018 silam. 

Lina sendiri kemudian menikah dengan Teddy. Dari hasil pernikahannya dengan Teddy, Lina memiliki bayi berusia dua bulan. 

Buntut laporan itu, polisi kini mendatangi sebuah rumah kontrakan Lina di Jalan Neptunus, Margahayu, Kota Bandung, Rabu (8/1/2020).

Belum diketahui maksud dan tujuan dari kedatangan polisi ini.

Namun berdasarkan pantauan Kompas.com di rumah berlantai dua tersebut, suasana duka masih menyelimutinya.

Tampak deretan ucapan belasungkawa, salah satunya rangkaian bunga ucapan belasungkawa dari presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarga.

Baca juga: Rizky Febian Laporkan Kejanggalan Kematian Ibunda, Ini Respons Teddy

Suami Lina benarkan ada polisi

Terlihat kendaraan patroli dan unit Identifikasi terparkir tak jauh dari rumah tersebut. Beberapa anggota kepolisian terlihat masuk ke dalam rumah.

Suami Lina, Teddy, terlihat ada di dalam rumah dan menerima kedatangan petugas.

"Lagi banyak polisi di sini sama wartawan. Maaf," kata Tedy dalam pesan singkat yang diterima wartawan.

Di dalam rumah, Teddy terlihat mengenakan baju hitam tengah menggendong bayi.

Sekitar pukul 13.27 WIB, tampak petugas inafis keluar rumah membawa sejumlah barang.

Baca juga: Adik Setujui Jenazah Mantan Istri Sule Diotopsi, asal...

Tindak lanjut laporan Rizky Febian

Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri tak banyak memberikan keterangan.

Namun menurutnya, kedatangan petugas kepolisian ke rumah tersebut guna menindak lanjuti laporan yang diterima.

"Kita menjalankan tugas, kita datangi sesuai tindak lanjut dari laporan tersebut. Selanjutnya nanti Kabidhumas yang sampaikan," kata Galih.

Sebelumnya diberitakan, anak Sule, Rizky Febian, melaporkan perihal meninggalnya Lina Jubaedah ke Polrestabes Bandung pada Senin (6/1/2020) karena ada kejanggalan.

Laporan Rizky Febrian ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga. 

Baca juga: Terkait Laporan Rizky Febian, Polisi Akan Periksa Rekam Medis Lina Zubaedah

Asam lambung

"Iya benar. Kemarin hari Senin 6 januari 2020 Saudara Rizky Febian, putra almarhumah, telah melaporkan ke Polrestabes Bandung," ujar Saptono kepada Kompas.com.

Alasan laporan tersebut, ucap Saptono, Rizky memiliki kecurigaan terhadap mendiang Lina yang meninggal tidak wajar.

"Dari laporannya bahwa kecurigaan itu adanya luka lebam di tubuh almarhum," kata Saptono.

Meski begitu, Saptono mengatakan tidak ada pihak terlapor pada kasus tersebut.
Sementara sebelumnya, suami dari mendiang Lina, Teddy, mengatakan meninggalnya Lina dikarenakan asam lambung.

Baca juga: Cari Titik Terang Penyebab Kematian Lina Mantan Istri Sule, Polisi Amankan Rekaman CCTV hingga Ponsel

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.