Latihan Bela Diri, Calon Pendekar Silat di Jombang Malah Meregang Nyawa

Kompas.com - 28/12/2019, 07:02 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

JOMBANG, KOMPAS.com - Seorang anggota perguruan silat di Jombang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia setelah mengikuti latihan bela diri, pada Kamis (26/12/2019) malam.

Korban diketahui bernama RSS (16), pelajar kelas 8 di SMPN Kabuh. Bocah kelahiran tahun 2003 itu meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Kabuh.

Sebelum dilarikan ke Puskesmas Kabuh, korban melakukan latihan beladiri bersama 6 temannya.

Latihan itu digelar di pekarangan rumah milik Hentri di Dusun Jatidrenges, Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, kasus tewasnya calon pendekar dari salah satu perguruan silat saat melakukan latihan bela diri tersebut, kini ditangani Kepolisian Resor (Polres) Jombang.

"(Kasusnya) sekarang ditangani PPA (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Jombang," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (27/12/2019) malam.

Baca juga: Viral, Seorang Pengendara Keluarkan Jurus Silat Saat Kena Razia Polisi

Kronologi kejadian: ditendang senior di ulu hati

Berdasarkan catatan kronologi yang diterima Kompas.com, pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB, RSS bersama enam anak lainnya mengikuti latihan bela diri silat.

Latihan bela diri di pekarangan rumah milik Hentri, di Dusun Jatidrenges, Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh tersebut dipimpin oleh MAR (16).

Dalam proses latihan bela diri, MAR memberikan materi latihan menendang kepada seluruh peserta yang ikut latihan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X