Masuk Musim Hujan, Jalan Raya Porong Sidoarjo Diusulkan Ditutup

Kompas.com - 26/12/2019, 21:03 WIB
Sejumlah warga mengabadikam moment jalan raya porong yang terendam banjir di atas tanggul lumupr lapindo Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (28/11/2017). Banjir yang membuat Jalan Raya Porong serta Rel Kereta Api Jalur Timur lumpuh itu, meluas dan naik dari ketinggian 55 cm menjadi 86 cm di atas permukaan rel. ANTARA FOTO/UMARUL FARUQSejumlah warga mengabadikam moment jalan raya porong yang terendam banjir di atas tanggul lumupr lapindo Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (28/11/2017). Banjir yang membuat Jalan Raya Porong serta Rel Kereta Api Jalur Timur lumpuh itu, meluas dan naik dari ketinggian 55 cm menjadi 86 cm di atas permukaan rel.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kerap mengalami banjir saat musim penghujan, Jalan Raya Porong di Kabupaten Sidoarjo diusulkan ditutup.

Pengguna jalan diminta memaksimalkan jalan arteri yang dibangun sebagai pengganti Jalan Raya Porong setelah adanya bencana Lumpur Sidoarjo sejak 2006 lalu.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Ahmad Subki menolak terus disalahkan publik saat Jalan Raya Porong terendam banjir saat musim hujan.

Baca juga: 17 Titik Perlintasan Rawan Bencana, Stasiun Porong Lebih Diperhatikan

"Yang terus disalahkan kita, padahal kan sudah ada jalan arteri yang sudah bisa dilalui," kata Subki dikonfirmasi, Kamis (26/12/2019) sore.

Penutupan jalan nasional di sisi tanggul Lumpur di Kecamatan Porong Sidoarjo itu kata Subki, sebenarnya sudah diusulkan pihaknya sejak tahun lalu kepada Pemprov Jawa Timur, namun belum ada respons.

"Kita berharap, jalan tersebut bisa dikelola Pemkab Sidoarjo," ujar Subki.

Selama ini, jalan penghubung Surabaya-Malang sepanjang 4 kilometer itu dikelola BBPJN VIII selaku kepanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat di daerah.

"Anggaran pemeliharaannya satu paket dengan jalan nasional lainnya di Jawa Timur," ujarnya.

Baca juga: PT KAI kehilangan Rp 615 juta akibat Banjir Porong

Sejak terjadi bencana lumpur panas Lapindo, Jalan Raya Porong terus mengalami penurunan atau subsidence.

Saat hujan, jalan tersebut mengalami banjir hingga setinggi dada orang dewasa.

Rel kereta api yang berada sejajar dengan Jalan Raya Porong juga kerap ditinggikan, namun saat musim hujan, air tetap menggenang. Akibatnya, jadwal perjalanan kereta api yang melewati Porong terganggu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X