Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Kompas.com - 15/12/2019, 20:53 WIB
Calon jamaah umrah memdatangi sebuah pondok pesantren sekaligus kantor biro perjalanan umrah di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). KOMPAS.com/Fadlan Mukhtar ZainCalon jamaah umrah memdatangi sebuah pondok pesantren sekaligus kantor biro perjalanan umrah di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Pasangan suami istri yang mengelola biro perjalanan umrah sekaligus pengasuh pondok pesantren di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah pergi hampir sebulan terakhir.

Wahyudi (31), pengurus pondok pesantren setempat saat ditemui, Minggu (15/12/2019) mengaku, tidak mengetahui keberadaan pasangan suami istri berinisial RD dan NR tersebut.

"Saya enggak tahu, terakhir di sini sudah lama sih ya, sudah hampir satu bulan. Saya enggak tahu (perginya), saya lagi tidur," kata Wahyudi.

Wahyudi mengungkapkan, beberapa waktu lalu NR sempat menghubungi anaknya melalui pesan WhatsApp.

Namun, anaknya kini telah kembali ke pondok pesantren tempatnya menimba ilmu di luar kota.

Baca juga: Ke Korbannya, Pengelola Biro Umrah di Banyumas Juga Janjikan Investasi Jual Beli Benda Antik

Usaha umrah sudah sejak lama

Wahyudi mengatakan, sejak pasangan suami istri tersebut pergi, ia yang mengurus pondok pesantren.

Saat ini ada sekitar 10 orang santri putra dan putri yang tinggal di pondok pesantren.

"Saya di sini sudah tiga tahun, usaha umrah sudah lama sejak sebelum saya di sini, yang menjalankan ibu. Sudah sering memberangkatkan umrah, setiap tahun," ujar Wahyudi.

Hal senada disampaikan Harti (27), salah seorang santri yang mengaku tidak mengetahui keberadaan RD dan NR.

Namun, menurut Harti, RD dan NR baru pergi lebih dari sepekan terakhir.

"Belum pulang, sekitar semingguan lebih. Tidak tahu (ke mana), tidak ngabari. Perginya pamit iya, tapi tidak tahu perginya ke mana," kata Harti yang mengaku tidak tahu mengenai bisnis umrah yang dikelola.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X