Gara-gara Kopi, Oknum Polisi di Kudus Aniaya Penyandang Tunagrahita

Kompas.com - 13/12/2019, 16:33 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KUDUS, KOMPAS.com - DJ, oknum anggota Polsek Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diduga menganiaya Rido (38), seorang penyandang tunagrahita.

Akibat penganiayaan tersebut, korban warga asal Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus menderita luka lebam pada hidung.

Wakapolsek Polsek Gebog Iptu Imam Soekirno mengatakan, kejadian terjadi saat DJ yang sedang bertugas di salah satu bank di Kecamatan Gebog sedang istirahat minum kopi.

Seketika itu, tiba-tiba Rido menyerobot segelas kopi milik DJ.

"Nah karena kopi itu masih panas, tangan Rido reflek bergerak hingga nyaris mengenai anggota kami. Saat itu pula, anggota kami yang terkejut juga reflek menggerakkan tangan hingga mengenai hidung Rido," kata Imam, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Siswa SMA Taruna Indonesia Kembali Jadi Korban Penganiayaan Senior

Dia menambahkan, anggotanya itu baru bertugas di Polsek Gebog, tidak mengetahui jika Rido memiliki riwayat keterbelakangan mental.

"Kami sudah saling memaafkan dan keluarga korban juga sudah menerimanya. Permasalahan sudah selesai," kata Imam.

Kakak Rido, Yusuf, mengatakan, adiknya tersebut tercatat sebagai penyandang tunagrahita sejak lahir. Sampai saat inilah, Yusuf yang bertanggungjawab merawat Rido.

Dari keterangan Yusuf, Rido memiliki kebiasaan aneh dengan meminta-minta segelas kopi bahkan terkadang menyerobot mengambil secangkir kopi dari seseorang.

Baca juga: Polisi Ancam Jemput Paksa Mantan Suami Dina Lorenza Atas Kasus Penganiayaan

Hal itulah, lanjutnya, yang melatarbelakangi dugaan penganiayaan yang menimpa Rido.

"Kami langsung visum ke rumah sakit dan kata dokter ada luka lebam pada hidung," jelas Yusuf.

Kata Yusuf, DJ beserta perwakilan Polsek Gebog telah berupaya menanggung perawatan adiknya itu sampai benar-benar sembuh.

"Kami sudah memaafkan dan permasalahan selesai," pungkas Yusuf.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Regional
Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Regional
Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Regional
Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Regional
Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Regional
Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Regional
Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Regional
Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Regional
Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Regional
Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Regional
RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Regional
Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Regional
45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X