Bunuh Tetangga Gara-gara Mangga dan Pohon Jati, Pria Ini Mengaku Sudah Melarang Korban

Kompas.com - 12/12/2019, 06:00 WIB
Rebutan Pohon Mangga Dua Tetangga Dibacok Hingga Tewas KOMPAS.COM/JUNAEDIRebutan Pohon Mangga Dua Tetangga Dibacok Hingga Tewas

KOMPAS.com - Tidak terima buah mangga dan pohon jati miliknya diambil, seorang pria berinisial Z alias Kana, warga Somba Utara, Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, nekat membacok dua tetangganya sendiri, Selasa (10/12/2019).

Akibatnya, satu korban bernama Arifin (50) tewas dan Usman (45), yang diketahui masih saudara Arifin, mengalami luka parah.

“Saya sudah larang untuk tidak mengambil mangga dan pohon jati, tapi karena terus menerus mengulangi, cekcok pun terjadi hingga berbuntut pemarangan. Saya kesal karena (korban) mendatangi orangtua saya,” kata Kana, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Seperti diketahui, setelah melukai kedua korban, Kana segera menyerahkan diri ke Mapolres Majene. 

Di hadapan polisi, Kana mengaku beberapa hari terakhir sudah terlibat cekcok dengan korban. 

Puncaknya, Kana marah saat tahu korban tidak berbagi buah mangga dan pohon jati yang dipetik dari kebunnya.

Seperti diketahui, Arifin tewas setelah mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. Sedangkan Usman terpaksa menjalani perawatan di RSUD Majene. 

(Penulis: Kontributor Polewali, Junaedi | Editor: Robertus Belarminus)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Regional
Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Regional
DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

Regional
Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X